Beras Plastik
Beras Plastik

Usut kasus Beras Plastik, Menteri Perdagangan gandeng Bareskrim

OkeJoss.co – Kasus beredarnya beras yang diduga telah dicampur dengan plastik di daerah Bekasi telah membuat banyak warga menjadi was-was. Untuk mencegah semakin meluasnya peredaran “beras plastik” tersebut, Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel langsung mengambil tindakan cepat.

Mendag Rachmat dikabarkan tengah berusaha mengusut kasus tersebut dengan melibatkan banyak pihak terkait seperti Bareskrim Polri, Kementerian Pertanian, Badan POM, Bea Cukai dan beberapa pihak lainnya.

Pihak-pihak terkait tersebut nantinya akan diundang oleh kementerian perdagangan untuk menggali lebih banyak informasi terkait kasus beras plastik tersebut sebelum nantinya dilaporkan kepada presiden Joko Widodo.

“Kemendag akan mengundang Kepala Dinas seluruh Indonesia untuk melihat pengawasan barang. Kasus kriminal dilimpahkan kepada Kepolisian. Hasil kasus itu akan dilaporkan kepada presiden,” jelas Gobel.

Hingga kini, Mendag Rachmat menegaskan jika pemerintah selalu melakukan pengecekan rutin atas makanan yang ada di masyarakat. Selain itu ia juga mengatakan jika kasus beras plastik ini baru terjadi di daerah Bekasi saja.

Mendag Rachmat juga curiga jika beras plastik tersebut bukan  berasal dari impor melainkan hasil oplosan dari dalam negeri.

“Tidak ada impor beras. Ini sedang kita telusuri apakah ini impor selundupan, atau lokal, karena kita ini banyak beras oplosan di dalam negeri,” kata Rachmat

Lebih lanjut Rachmat mengatakan, kini pemerintah bersama dengan pihak terkait sedang menelusuri asal-muasal beras yang diduga mengandung plastik yang beredar di Bekasi tersebut.

“Selama ini Kemendag tidak pernah mengeluarkan izin impor apalagi dari Tiongkok. Kita tidak punya, tidak ada hubungan komunikasi untuk itu. Kita sedang pelajari apakah barang ini impor ilegal atau dalam negeri sendiri,” imbuh dia.

Walaupun Mendag telah berusaha mencari asal muasal beras plastik tersebut, namun DPR meminta agar pemerintah tidak mencari-cari kesalahan dari pihak lain terkait beredarnya beras yang mengancam kesehatan masyarakat tersebut.

Comments

comments

Comments are closed.

Kata kunci : , , ,