Setya Novanto
Setya Novanto

Setya Novanto Mangkir Dari Panggilan Kejaksaan Agung

OkeJoss.co – Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Setya Novanto memastikan bahwa dirinya tidak akan memenuhi panggilan penyidik Jaksa Agung Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung atas kasus dugaan pemufakatan jahat. Hal ini terkait perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia.

Pengacara Setya Novanto, Maqdir Ismail mengatakan, pihaknya sudah membicarakan terkait hal tersebut kepada kliennya. Namun, kata Maqdir, Novanto memutuskan untuk tidak hadir dalam panggilan Kejagung sebagai saksi.

“Kalau pembicaraan terakhir kemarin belum (belum akan hadir),” kata Maqdir saat dihubungi di Jakarta, Rabu (20/1/2016).

Maqdir enggan menjelaskan lebih rinci terkait alasan Novanto tidak hadir dalam pemeriksaan kedua kalinya itu.

“Beliau masih merasa situasi enggak begitu nyaman, secara psikologis beliau belum berasa nyaman,” jelas Maqdir.

Maqdir juga belum bisa memastikan, kapan kliennya dapat memenuhi panggilan Kejagung atas kasus tersebut. Belum lagi kasus pemufakatan jahat yang ditangani Kejagung masih dalam tahap penyelidikan.

“Kalau waktunya sudah nyaman, bagaimanapun ini masih penyelidikan,” pungkas Maqdir.

Dalam kasus dugaan pemufakatan jahat terkait perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia, Jaksa Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. Di antaranya mantan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin, Menteri ESDM Sudirman Said, dan Sekjen DPR Winantuningtyastiti.

Comments

comments

Comments are closed.

Kata kunci : , ,