Ilustrasi Pesawat Tempur RAF Inggris
Ilustrasi Pesawat Tempur RAF Inggris

RAF Diperkirakan Sudah Menumpas 330 Pejuang ISIS Sejak 2014

OkeJoss.co – Royal Air Force (RAF) Inggris telah menewaskan 330 pejuang ISIS di Irak sejak parlemen memilih untuk mendukung aksi militer pada bulan September 2014, Menteri Pertahanan Michael Fallon telah menyatakan. Dia membuat informasi terbuka dalam pernyataan tertulis kepada Caroline Lucas, untuk Brighton.

“Perkiraan jumlah pejuang ISIL tewas akibat serangan Inggris dari September 2014 hingga 31 Agustus 2015 adalah sekitar 330,” tulis Fallon. “Angka ini sangat perkiraan, tidak sedikit mengingat tidak adanya pasukan darat Inggris dalam posisi untuk mengamati efek dari aktivitas pemogokan.”

Dia juga mengaku tak ada korban sipil akibat aktivitas mogok Inggris, menanggapi pertanyaan Lucas bertanya berapa banyak warga sipil telah dipengaruhi oleh pemboman koalisi. “Setiap perkiraan keseluruhan akan menjadi masalah bagi koalisi,” jelasnya.

Pada 2013, David Cameron menghadapi kekalahan bersejarah atas keputusannya untuk campur tangan di Suriah menyusul penggunaan senjata kimia oleh rezim Assad. Tapi parlemen setuju untuk serangan udara di wilayah IS-diadakan dari Irak pada September 2014.

Pemerintah telah menghadapi kritik atas perang merayap di Levant. Pilot Inggris yang beroperasi sebagai bagian dari pasukan koalisi termasuk Amerika Serikat, Perancis dan Kanada telah melakukan serangan udara atas Suriah meskipun voting parlemen terhadap intervensi di negara ini.

Kelompok hak asasi manusia mempertanyakan Cameron atas kematian tiga warga Inggris oleh serangan pesawat tak berawak resmi pemerintah di ADALAH dipegang Suriah. Perdana menteri mengumumkan Reyaad Khan, 21, dari Cardiff dan Ruhul Amin, 26, dari Aberdeen tewas pada bulan Agustus di kubu Suriah IS.

Tak berawak mogok RAF drone target Khan dan Amin, yang telah muncul di ADALAH propaganda. Berbicara di Commons, Cameron menjelaskan British ketiga Jihadis, Junaid Hussain, 21, telah tewas dalam serangan pesawat tak berawak di Raqqa AS.

Comments

comments

Comments are closed.

Kata kunci : , , ,