Pertalite
Pertamina

Pertamina batalkan kenaikan BBM non-subsidi

OkeJoss.co – Rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi yang sempat diumumkan oleh PT Pertamina (Persero) melalui surat edaran yang dikeluarkan Pertamina Region III pada hari rabu (12/5/2015) akhirnya dibatalkan oleh Pertamina.

Sebelumnya, dalam surat edaran tersebut tertulis bahwa terhitung mulai Jumat (15/5) pukul 00.00 harga BBM non-subsidi seperti Pertamax, Pertamax Plus dan Pertamina Dex akan mengalami kenaikan cukup signifikan. Surat edaran yang yang ditandatangani oleh Pramono Sulistiyo selaku retail fuel marketing manager region III direktorat pemasaran Pertamina tersebut resmi dikeluarkan Pertamina pada hari Rabu (13/5/2015) kemarin dan ditujukan ke semua pengusaha SPBU.

Harga Pertamax yang semula dibanderol Rp 8.800 akan naik menjadi menjadi Rp 9.600 per liter. Pertamax Plus dikabarkan akan naik dari Rp 10.050 per liter menjadi Rp 10.550. Sedangkan untuk Pertamina Dex yang semula dijual dengan harga Rp 11.900 per liter, akan naik menjadi Rp 12.200 per liter.

Infomasi terkait tidak akan adanya kenaikan harga BBM pada hari ini (15/5/2015) dituliskan oleh Pertamina melalui website resminya. Mereka mengatakan jika Bahan Bakar Khusus yang terdiri dari Pertamax, Pertamax Plus, Pertamax Racing, Pertamina Dex, produk bahan bakar komersial yang sepenuhnya menjadi kewenangan badan usaha, yaitu Pertamina. Namun, Bahan Bakar Khusus tersebut juga tidak akan mengalami perubahan harga per 15 Mei 2015.

Pembatalan kenaikan harga BBM non-subsidi ini diumumkan langsung oleh Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro. Wianda mengatakan jika sejak diberlakukannya Perpres 191 tahun 2014, penetapan harga BBM diregulasi oleh pemerintah, di mana BBM jenis tertentu, yaitu Solar dan Kerosene, serta BBM penugasan, yaitu Premium untuk wilayah di luar Jawa, Madura, Bali ditetapkan oleh pemerintah

“Sampai dengan saat ini, baik pemerintah maupun Pertamina sesuai dengan kewenangannya tidak melakukan perubahan harga Solar/Biosolar bersubsidi maupun Premium. Demikian juga harga bahan bakar khusus tidak mengalami perubahan untuk periode 15 Mei 2015. Kami harapkan informasi ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,” kata Wianda

Seperti telah diungkapkan Pertamina, perubahan dan kenaikan harga BBM non-subsidi yang direncanakan untuk Regional III ini merupakan dampak atas dikuranginya subsidi lantas harga bergantung pada harga di pasar internasional. Karena ketetapan terkait kenaikan harga BBM menjadi domain perusahaan dan korporasi PT Pertamina, maka tidak ada sangkut pautnya dengan ketetapan untuk harga BBM Bersubsidi.

Comments

comments

Comments are closed.

Kata kunci : , ,