Penjagaan Soal UN di DIY dilakukan berlapis

OkeJoss.co – Untuk menghindari adanya kebocoran naskah soal Ujian Nasional (UN) penyimppanan dan penjagaan naskah soal tersebut menjadi hal yang penting untuk diperhatikan oleh pemerintah. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) DIY sudah mulai mendistribusikan naskah soal Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMP/MTs ke seluruh wilayah sub-rayon/pokja seluruh DIY pada hari Sabtu (02/05/2015).

Naskah soal UN ini selanjutnya akan berada di tingkat sub-rayon untuk dapat diambil oleh pihak sekolah penyelengga UN hingga pelaksanaan ujian berakhir.

Khusus di kota Yogyakarta sendiri terdapat sebanyak 5 sub rayon yang menjadi tempat penyimpanan soal UN, yakni sub rayon 1 di SMPN 5, sub rayon 2 di SMPN 8, sub rayon 3 di SMPN 7, sub rayon 4 di SMPN 2 dan sub rayon 5 di SMP N 9. Sebagaimana di tingkat propinsi, proses pengamanan naskah soal UN di sub rayon sendiri dilakukan sangat ketat, salah satu sub rayon kota Yogyakarta, yakni sub rayon 5 SMPN 9 Yogyakarata bahkan menyimpan naskah soal dalam ruang khusus dengan 6 lapis pengamanan.

“Naskah soal ujian kita simpan dalam lemari khusus per setiap mata pelajaran. Ada dua kunci dalam lemari tersebut. Lemari-lemari itu kita simpan dalam ruang khusus yang terdiri dari 3 lapis ruangan. Sehingga dibutuhkan 5 kunci untuk bisa mengambil soal,” kata sekretaris sub rayon 5 kota Yogyakarta, SMPN 9 Yogyakarta, Sumardjo, Sabtu (02/05/2015).

Tak cuma itu, naskah soal UN tersebut juga akan dijaga oleh 11 panitia sub rayon, dibantu 3 petugas keamanan sekolah serta 2 personil kepolisian yang bergiliran dalam 3 sift selama 24 jam untuk mengamankan soal. Di sub rayon 5 SMPN 9 Yogyakarta sendiri tercatat ada sebanyak 1898 siswa yang tercatat menjadi peserta UN.

Mereka berasa dari 18 sekolah, yakni 3 SMP Negri, 11 SMP swasta, 1 MTs negri dan 3 MTs Swasta. Di sub rayon 5 ini terdapat satu sekolah yang digabung karena tidak memenuhi syarat sebagai penyelenggara.

“Ada satu sekolah yang digabung. Yakni SMP Budiluhur yang akan melaksanaan ujian di SMP Ibu Pawiyatan. Sehingga total jumlah sekolag penyelenggara di rayon 5 ada 17 sekolah,” katanya.

Sumarjo menambahkan khusus di sub rayon 5 Yogyakarta juga menyimpan amplop khusus berhuruf braile bagi 5 siswa tuna nerta asal MTs Zaketunis. “Sampai saat ini kita belum menerima informasi siswa yang mengerjakan soal di rumah sakit. Namun kita telah menyiapkan pengawas khusus jika nanti ada siswa yang mengerjakan UN di rumah sakit,” katanya.

Comments are closed.

Kata kunci : , ,