Kantor PSSI di segel
Kantor PSSI di segel

Mensesneg Diminta Kemenpora Tutup Kantor PSSI

OkeJoss.co Sekretaris Negara dikabarkan telah menerima surat dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk menutup kantor Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang terletak di kawasan Gelora Bung Karno. Surat bernomor 01964/SET/V/2015 tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Kemenporadan berisi permintaan kepada Setneg agar tidak memberikan fasilitas kantor dan lainnya kepada PSSI karena PSSI sedang dibekukan oleh Kemenpora.

Surat yang ditandatangani oleh Sesmenpora Alfitra Salamm bertanggal 20 Mei 2015 tersebut juga menegaskan agar sanksi administratif kepada PSSI harus diperhatikan sebaik-baiknya oleh seluruh pihak terkait mulai dari pemkot hingga kepolisian. Dan berharap PSSI sudah tidak bisa menggunakan kantor hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Meskipun surat tersebut telah beredar di kalangan media, Mensesneg, Pratikno mengungkapkan bahwa dirinya belum menerima surat tersebut. Dirinya juga belum bisa menjelaskan bagaimana sistem dan langkah yang harus diambil untuk melakukan penyegelan kantor PSSI jika memang benar ada surat tersebut. “Makanya saya juga belum tahu mekanisme penyegelan nantinya seperti apa. Saya belum baca suratnya,” kata Pratikno di kompleks Istana Negara, Jakarta, pada hari Jumat, 22 Mei 2015 kemarin. Di sisi lain, Pratikno menerangkan tentang pengelolaan kawasan GBK sendiri dilaksanakan badan layanan umum yang bersifat semi-terpisah.

Di tempat terpisah, Wakil Ketua Umum PSSI, Erwin Dwi Budiawan, menilai bahwa Menpora, Imam Nahrawi dan lembaganya Kemenpora semakin otoriter karena mengirimkan surat kepada Mensesneg untuk menutup kantor PSSI.

“Sampai seperti ini. Karena pemerintah bisa seenaknya terhadap rakyatnya. Ini adalah bentuk otoriter pemerintah. Otoriter Menpora terhadap rakyatnya,” kata Erwin Dwi Budiawan. Erwin mengaku akan menggelar rapat internal. “Kami akan berkoordinasi dengan internal kami terkait dengan surat ini,” tutup Erwin saat dihubungi media.

Comments

comments

Comments are closed.

Kata kunci : , ,