Kenali dan Waspadai Empat Ciri Ketuban Pecah Berikut Ini

ketuban-pecahAir ketuban memang sudah tidak sing lagi di telinga ibu hamil. Air ini keluar dari vagina ibu hamil dan merupakan tanda bahwa bayi akan segera keluar. Hal yang disayangkan adalah ketika mengandung ibu hamil sering mengeluarkan cairan-cairan dari vagina, sehingga pecahnya ketuban ini sering tidak disadari oleh ibu hamil. Para ibu hamil, seringkali bingung menafsirkan apakah cairan tersebut merupakan air ketuban ataupun bukan.

Padahal jika ketuban pecah dan kamu tidak menyadarinya, maka akibatnya akan fatal. Bayi yang ada dalam kandungan akan kekurangan cairan dan merasa lemas, sehingga operasi Caesar pun harus dilakukan jika memang air ketubannya telah habis. Jika bayi tidak segera dikeluarkan, maka akan meninggal di dalam kandungan.

Air ketuban ini memiliki banyak fungsi, diantaranya.

  1. Memberikan perlindungan terhadap perkembangan janin
  2. Memberikan kebebasan janin untuk bergerak ke segala arah
  3. Menyangga posisi janin di saat suhu udara sedang panas maupun dingin
  4. Memberikan kekuatan ibu saat persalinan untuk mengejan agar mulut rahim terbuka
  5. Untuk melicinkan jalan lahir.
  6. Sebagai pendeteksi tingkat kematangan paru-paru dari janin, jenis kelamin, kelainan pada bayi, serta golongan darah.
  7. Mencegah dari kekeringan tali pusar.
  8. Membantu system pencernaan dari janin.
  9. Meratakan tekanan saat mengalami kontraksi sebelum proses persalinan.

Begitu pentingnya fungsi dari air ketuban tersebut, seharusnya kamu berhati-hati dan kenali ciri-ciri ketuban pecah berikut ini agar kamu terhindar dari hal buruk yang tidak diinginkan.

Ciri-ciri ketuban pecah

  1. Merembesnya cairan dari vagina

Ciri ini merembes dari vagina dan kamu tidak dapat menahan lagi keluarnya cairan. Rasanya seperti mengeluarkan darah haid. Cairannya bisa keluar banyak ataupun sedikit. Gejala ini sering tidak disadari oleh ibu hamil, jadi kamu harus mewaspadainya.

  1. Cairan menetes dari vagina

Gejala ini seringnya dirasakan oleh ibu hamil, karena jumlah cairan yang dikeluarkan lebih banyak.

  1. Gelembung pecah

Air ketuban yang pecah di dalam perut, merupakan gelembung yang meletus dan ini akan menimbulkan rasa kaget bagi ibu hamil. Namun jika kamu mengalami hal tersebut disarankan untuk tidak panik.

  1. Cairannya hangat

Setelah gelembung pecah, maka cairan tersebut akan keluar dari vagina dan terasa hangat seperti air seni.

Itulah informasi tentang ciri-ciri dari ketuban pecah. Setelah membaca informasi tersebut, semoga kamu bisa lebih paham dalam menafsirkan cairan-cairan yang keluar dari vagina.

 

Comments

comments

Comments are closed.