Ilustrasi Demonstrasi Protes
Ilustrasi Demonstrasi Protes

Aktivis Mahasiswa Minta Maaf Setelah Lecehkan Wartawan

OkeJoss.co – Fahri Sundah seorang mahasiswa yang juga aktivis BEM FH Universitas Sultan Agung Semarang (Unissula) tidak jadi berurusan dengan hukum setelah kasusnya batal dilanjutkan ke jalur hukum. Fahri Sundah dianggap melecehkan profesi wartawan pada saat aksi memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Rabu (20/05/2015) lalu di depan Kantor Gubernur Jateng.

Fahri menyatakan permohonan maaf dan mengaku khilaf kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jawa Tengah yang mewakili para wartawan peliput aksi tersebut.

Fahri datang ke Kantor PWI Jawa Tengah, Jalan Tri Lomba Juang Semarang, Senin (25/05/2015) didampingi Dekan FH Unissula Dr Jawade Hafiz, Guru Besar Hukum Unissula Prof Gunarto, Presiden BEM FH Unissula Luther Ariestino dan pengurus BEM lainnya. Rombongan yang dipimpin Dekan FH Unissula ini diterima Ketua PWI Jawa Tengah Amir Machmud, Sekretaris Isdiyanto, Ketua Lembaga Advokasi Wartawan (LAW) PWI Jateng Zaenal Petir.

Dalam aksi BEM FH Unissula yang awalnya mengkritisi pemerintahan Presiden RI Jokowi, kemudian berubah menjadi kericuhan dengan wartawan lantaran seorang aktivis, Fahri Sundah melontarkan komentar kepada para wartawan bahwa para wartawan peliput meliput berdasarkan pesanan. Selain itu dia juga menuding bahwa wartawan pembohong dengan kata kasar ‘Dobol’.

Atas perkataan tersebut para wartawan peliput langsung bereaksi dengan meminta pertanggungjawaban atas perkataan tersebut. Namun karena ada pihak aktivis yang menghalangi dan cenderung melindungi Fahri akhirnya terjadi keributan dan berhasil dilerai aparat keamanan.

Ketua PWI Jateng Amir Machmud akhirnya menugaskan Ketua LAW Zaenal Petir untuk mengambil langkah dan disepakati akan meneruskan pelecehan dan penghinaan tersebut ke ranah hukum. “Kami sangat menyesalkan atas kasus pelecehan profesi dan ini harus segera diselesaikan agar masyarakat tahu dan paham fungsi serta peran pers”, ujar Amir Machmud.

Comments

comments

Comments are closed.

Kata kunci : , ,