Sidang Pemeriksaan Hakim Tripeni Irianto Putro
Sidang Pemeriksaan Hakim Tripeni Irianto Putro

Tuntuan Empat Tahun Penjara Untuk Hakim Tripeni

OkeJoss.co – Jaksa menuntut empat tahun penjara untuk seorang hakim yang diduga menerima uang suap untuk mengabaikan kasus penggelapan, dalam skandal yang juga telah menjerat gubernur provinsi dan pengacara kelas atas.

Jaksa dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat permintaan mereka di Pengadilan Anti-Korupsi Jakarta pada hari Kamis (19/11/2015), selama sidang terbaru dalam persidangan Tripeni Irianto Putro, hakim kepala Sumatera Utara Pengadilan Tata Usaha Negara. Mereka juga berusaha menjatuhi denda Rp 300 juta ($ 21.800) untuk dugaan pelanggarannya.

Tripeni dituduh mengambil total $ 33.500 suap dari pengacara OC Kaligis untuk memerintah dalam mendukung klien yang terakhir, Ahmad Fuad Lubis, bendahara pemerintah provinsi Sumatera Utara.

KPK menuduh bahwa suap itu didalangi oleh gubernur provinsi, Gatot Pujo Nugroho, untuk menutupi dugaan penggelapan dana bantuan sosial dari anggaran provinsi.

Gatot dan istrinya, Evy Susanti, juga di KPK tahanan dan wajah tuduhan bersekongkol untuk menyuap politikus dekat dengan Jaksa Agung untuk membatalkan penyelidikan dugaan penggelapan tersebut. Mereka juga menghadapi tuduhan menyuap hakim, sedangkan Gatot berada di bawah penyelidikan tambahan dengan Kejaksaan Agung atas penggelapan tersebut.

Kaligis, sementara itu, menghadapi hingga 10 tahun penjara karena diduga memfasilitasi suap.

Comments

comments

Comments are closed.

Kata kunci : , , ,