Tim Putra Putri Jakarta Electric PLN Raih Juara Proliga 2015

OkeJoss.co – Jakarta Eletric PLN berhasil meraih dua gelar juara Proliga 2015 setelah dalam partai final di Yogyakarta kemarin tim putra dan putri dari Jakarta Eletric PLN berhasil mengalahkan lawan-lawannya. Tim putra Jakarta Electric PLN berhasil mengalahkan juara bertahan Surabaya Samator 3-0 dan tim putri Jakarta Eletric PLN berhasil mengalahkan Jakarta PGN Popsivo dengan skor 3-1.

Tim putri Jakarta Electric PLN menegaskan dominasinya atas Jakarta PGN Popsivo dalam pertandingan final yang digelar di GOR Among Rogo Yogyakarta. Atas kemenangan tersebut, Electric berhasil mengalahkan PGN Popsivo enmpat kali beruntun dari lima kali pertemuan keduanya di Proliga musim ini. Tak hanya itu, Electric mencatat kemenangan ke-11 secara beruntun sejak pekan ketiga putaran pertama di Malang hingga final di Yogyakarta.

Bagi putri Jakarta Electric PLN, ini merupakan kali keempat memenangi Proliga setelah 2004, 2009, 2011, dan kini 2015. Sementara bagi pelatih Tien Mei, ini merupakan gelar ketiga Proliga yang diraihnya bersama Jakarta Electric PLN. Satu diraihnya sebagai pemain pada 2004, dan dua sebagai pelatih, yakni 2011 serta 2015.

Tim putra Jakarta Electric PLN yang memenangi dua pertemuan melawan Samator di final four satu dan dua tampil penuh percaya diri. Smes-smes keras yang dihempaskan Yoendri Kindelan Alvarez cs sulit diblok para pemain Samator dan akhirnya membuat tim bisa meraih gelar juara Proliga 2015.

Jakarta Eletric PLN berhasil memenangi set pertama dengan skor 25-19. Di set kedua, Samator bangkit dan memberikan perlawanan sengit. Namun berkat kegigihan pemain, Jakarta Electric PLN tetap menang dengan skor 28-26. Pada set ketiga, Electric PLN kembali menguasai pertandingan. Mereka selalu unggul dalam perolehan poin. Hingga akhirnya smes keras Yoendri yang diblok pemain Samator keluar dan Jakarta Electric PLN menang 25-22.

Sebagai juara pertama, Jakarta Electric PLN berhak atas uang pembinaan sebesar Rp 200 juta. Sementara juara kedua Surabaya Samator mendapat uang pembinaan RP 100 juta. Jakarta Pertamina Energi yang ada di posisi ketiga mendapat uang pembinaan Rp 75 juta, dan Jakarta BNI 46 Rp 50 juta.

Comments are closed.

Kata kunci : , ,