Temukan aliran dana ISIS, JK berikan apresiasi kepada PPATK

OkeJoss.co – Setelah belum lama ini Wakil Ketua PPATK Agus Santoso mengatakan jika pihaknya telah menemukan sejumlah rekening mencurigakan dengan jumlah yang mencapai Rp. 7 Miliar yang dimanfaatkan untuk mendanai kegiatan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), Wakil Presiden Jusuf Kalla akhirnya memberikan apresiasi kepada PPATK.

Jusuf Kalla mengatakan jika lembaga yang dipimpin oleh Muhammad Yusuf tersebut telah melakukan langkah bagus dalam mendapatkan informasi terkait aliran dana ISIS tersebut.

“Itu langkah yang bagus untuk mendapatkan informasi, kemudian juga kita harus mencari tahu itu uang untuk apa dari mana, harus jelas juga,” ujar JK di Kantor Wakil Presiden

Dalam pernyataannya, Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengatakan jika aliran dana jaringan radikal ISIS di Indonesia yang ditemukannya berasal dari kelompok Australia. Menurutnya, aliran dana tersebut sudah masuk ke bisnis, seperti bisnis herbal, buku, dan ditengarai sudah masuk ke usaha kimia.

Karena informasi yang diperoleh PPATK terkait aliran dana ISIS tersebut berkaitan dengan negara Australia, Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta kepada PPATK agar benar-benar mengungkap aliran dana tersebut dengan sangat hati-hati karena ditakutkan, Australia akan tersinggung jika PPATK tidak hati-hati dalam memeriksa sumber aliran dana tersebut.

“Jangan sampai nanti ada transfer ke luar negeri langsung dicurigai juga nanti berbahaya untuk ekonomi kita,” jelas JK.

Selain memberikan apresiasi kepada PPATK, wakil presiden Jusuf Kalla juga meminta agar pihak kepolisian, dalam hal ini Polri dan juga bank penerima aliran dana untuk ikut membantu PPATK untuk membekukan aliran dana dari rekening tersebut.

“Polisi atau aparat hukum meminta bank masing-masing,” tegasnya.

Sebelum PPATK menemukan aliran dana ISIS, Mabes Polri bersama densus 88 juga telah berhasil menangkap salah satu pelaku penyalur relawan ISIS di Indonesia pada hari Minggu (22/3/2014). Penyalur kelompok ISIS berinisial AH alias M yang ditangkap oleh Densus 88 ini ternyata sehari-hari berprofesi sebagai bos travel yang menyediakan jasa tour ke Timur Tengah.

Comments are closed.

Kata kunci : , ,