Surya Paloh Datangi KPK Beri Keterangan Terkait Penangkapan Sekjen NasDem

OkeJoss.co – Surya Paloh, Ketua Partai Nasional Demokrat (NasDem) pada Jumat malam (23/10/2015) muncul di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta terkait dalam kasus suap yang telah menyeret Sekjen partainya.

Paloh tiba di gedung KPK pukul 7:45 WIB, mengklaim ia ingin menjadi “pro-aktif” dalam menangani kasus ini.

Ia mengakui bahwa ia telah menerima surat panggilan pada hari Kamis oleh penyidik ​​KPK, namun mengatakan ia sedang sibuk dan karena itu telah meminta pertemuan ditunda.

NasDem adalah salah satu pihak yang mendukung kampanye pemilihan Presiden Joko Widodo tahun lalu.

Berbicara kepada wartawan sebelum ia bertemu penyidik, Paloh, yang memiliki koran harian Media Indonesia dan Metro TV, jaringan televisi populer 24 jam berjanji bahwa “apa pun” pertanyaan, dia dengan senang hati akan menjelaskan semuanya kepada media.

Tuduhan terhadap mantan Sekjen NasDem Patrice Rio Capella – yang mengundurkan diri setelah ditetapkan sebagai tersangka – berpusat pada penggelapan dana bantuan sosial oleh administrasi Gatot Pujo Nugroho, Gubernur non-aktif Sumatera Utara.

Johan Budi, seorang wakil ketua KPK, dikonfirmasi Jumat bahwa lembaga anti-korupsi telah meminta Paloh untuk bersaksi dalam kasus ini.

KPK menuduh Patrice, yang juga pernah menjadi anggota DPR, menerima Rp 200 miliar ($ 14.800.000) di suap dari Gatot dan istrinya Evi Susanti.

Dugaan suap itu diyakini telah ditujukan untuk meyakinkan Jaksa Agung HM Prasetyo, juga seorang politisi NasDem, untuk menjatuhkan kasus yang melibatkan Gatot dan Evi.

Patrice diperhatikan surat panggilan kedua untuk diperiksa oleh KPK sebelumnya pada Jumat, setelah menghindari pertama pada hari Senin karena adanya gerakan praperadilan yang sedang berlangsung diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dia telah mempertahankan dia tidak bersalah, mengklaim bahwa telah menolak tawaran suap.

Jika terbukti bersalah melanggar hukum 2001 korupsi di negara itu, Patrice bisa menghadapi 20 tahun penjara dan denda hingga Rp 1 miliar.

Patrice keluar dari gedung KPK pada 06:15 setelah diperiksa selama hampir delapan jam, mengenakan rompi oranye tersangka ciri. KPK menegaskan akan menahan dia untuk setidaknya 20 hari.

Comments are closed.

Kata kunci : , , , ,