Suhu Panas Telan Korban Ribuan Orang Di Karachi Pakistan

OkeJoss.co – Puluhan ribu orang telah dirawat karena serangan suhu panas di kota pelabuhan selatan Pakistan, Karachi. Gelombang panas, yang terburuk dalam catatan sejrah, telah menewaskan 1.233 orang, pemerintah setempat melaporkan.

Sekitar 65.000 pasien serangan cuaca panas telah dirawat oleh dokter setempat di rumah sakit di Karachi sejak 20 Juni menurut Otoritas Manajemen Bencana Provinsi. Gelombang panas telah mempengaruhi provinsi Sindh, dimana Karachi adalah ibukota. Suhu telah mencapai 45 derajat Celsius (113 derajat Fahrenheit).

Direktur Operasi Nazar Mohammad Bozdar mengatakan bahwa 1.923 pasien dengan penyakit yang berhubungan dengan panas yang masih dirawat. Ada terjadi kondisi dimana listrik padam dan banyak orang telah menghabiskan malam mari di luar rumah mereka dengan kondisi udara dingin.

“Pemerintah segera merespon dengan membuat pengaturan untuk pengobatan pasien heatstroke dan situasi telah membaik sekarang,” katanya.

Gelombang panas mematikan di Pakistan pada catatan telah terjadi pada waktu yang sama dengan bulan suci Ramadhan, saat umat Islam berpuasa dari fajar hingga senja.

Salma Kausar Ali dari Karachi Metropolitan Corporation mengatakan bahwa suhu di kota paling padat penduduknya di Pakistan ini telah mulai turun, menuju 36 dan 37 derajat Celcius. Ada 20 juta orang yang tinggal di Karachi.

Kausar Ali mengatakan bahwa sebagian besar korban gelombang panas yang orang yang berusia lebih dari 60 tahun atau orang yang bekerja di luar rumah.

Ramadhan menyebabkan dehidrasi pada cuaca dan gelombang panas Pakistan

Lebih dari 1.100 orang telah meninggal karena dehidrasi pada suhu terik yang melanda di Pakistan. Risiko ini diperparah karena umat Islam yang taat (berpuasa) tidak makan atau minum apa pun antara matahari terbit dan terbenam selama bulan Ramadhan.

Cuaca dan suhu panas melanda Pakistan selama beberapa hari terakhir, sudah panas seperti 45 derajat Celcius (113 derajat Fahrenheit) di bawah naungan dan ribuan orang sedang dirawat di rumah sakit. Sebagian besar lebih dari 1.100 korban telah tercatat di kota pelabuhan Karachi, Pakistan melaporkan otoritas kesehatan. Organisasi bantuan militer dan sipil telah menyiapkan puluhan kamp sementara untuk merawat korban dehidrasi, heatstroke dan kolaps sirkulasi.

Comments are closed.

Kata kunci : , ,