CEO Blackberry - John Chen

Strategi Pengalihan Fokus Blackberry Mulai Membuahkan Hasil Positif

OkeJoss.co – Blackberry sempat merajai bisnis smatphone beberapa tahun lalu, namun kedatangan produk Android dan semakin meningkatnya pasar pengguna iPhone membuat mereka harus rela menerima penurunan dan kerugian di empat tahun terakhir.

Kerugian yang dialami oleh Blackberry juga memaksa perusahaan asal Kanada tersebut mengganti pimpinannya pada tahun 2013. John Chen pun akhirnya terpilih menjadi CEO baru Blackberry menggantikan Thorsten Heins.

Pergantian pucuk pimpinan tersebut membuat fokus perusahaan berubah drastis. Chen memilih untuk tidak terlalu gencar dalam memasarkan handset seperti yang dilakukan oleh Heins. Tercatat hanya ada lima handset yang dirilis di era Chen dalam dua tahun terakhir ini, yakni BlackBerry Z3, BlackBerry Passport, BlackBerry Classic, BlackBerry Porsche Design P’9983.

Sebagai gantinya, pria asal Tiongkok tersebut memilih untuk lebih fokus ke bisnis enterprise dan solusi keamanan. Keputusan dari Chen tersebut akhirnya mulai membuahkan hasil positif.

Seperti dikatakan oleh Chief Legal Officer BlackBerry Global, Steve Zipperstein, strategi Chen tersebut membawa Blackberry berhasil mencatatkan saldo kas tertinggi dalam sejarah perusahaan.

“Hasilnya, kami mencatatkan saldo kas tertinggi dalam sejarah perusahaan, USD 3,3 miliar duit yang ada di bank. Dan kami juga melakukan empat akuisisi penting untuk memperkuat software dan keamanan,” ujar Zipperstein.

Seperti diketahui, pada era Chen, Blackberry telah mengakuisisi empat perusahaan yang bergerak pada bisnis software dan soluai keamanan seperti SecuSmart, WatchDox, Movertu, dan Athoc.

Zipperstein kemudian mengungkapkan jika sejak dilakukannya akuisisi terhadap ke-4 perusahaan tersebut, keuangan Blackberry membaik. Bahkan arus kas perusahaan meningkat drastis dalam tiga kuartal berturut-turut.

“Sejak kami fokus ke software, keuangan BlackBerry membaik. Arus kas dalam tiga kuartal berturut-turut meningkat drastis, dari kehilangan miliaran dolar jadi menghasilkan puluhan juta dolar. Pencapaian yang luar biasa,” ujarnya.

Meski fokus perusahaan saat ini sedang dialihkan ke software enterprise dan solusi keamanan, namun Zipperstein sendiri tidak menutup kemungkinan masih akan ada handset baru yang akan dirilis dalam waktu dekat.

Comments

comments

Comments are closed.

Kata kunci : ,