Siap lakukan pilkada serentak, Peraturan Komisi Pemilihan Umum resmi diundangkan KPU

OkeJoss.co – Menanggapi rencana pemerintah untuk melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada akhir tahun ini, KPU selaku komisi yang mengurusi pemilihan umum di Indonesia telah melakukan beberapa langkah untuk dapat membantu pemerintah mensukseskan Pilkada serentak pertama di Indonesia ini.

Salah satu langlah yang diambil oleh KPU adalah segera membentuk pedoman dan aturan terkait pilkada serentak. Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang telah digodok sejak awal diumumkannya rencana pilkada serentak oleh kemendagri ini akhirnya telah selesai ditetapkan oleh KPU.

PKPU terkait pilkada serentak sendiri terdiri dari 10 peraturan. Dari 10 PKPU tersebut, tujuh di antaranya telah berhasil ditetapkan pada Rapat Pleno KPU di akhir bulan April lalu. Sementara tiga yang lainya telah ditetapkan beberapa waktu lalu dan telah disahkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly.

Dengan penetapan 10 PKPU ini, maka penyelenggara pemilu telah memenuhi target penyusunan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota.

Berikut 10 PKPU Tentang Pedoman Pilkada Serentak:

  1. PKPU tentang Tahapan Pilkada (disahkan Kemenkumham)
  2. PKPU tentang Tata Kerja (disahkan Kemenkumham)
  3. PKPU tentang Pemutakhiran Daftar Pemilih (disahkan Kemenkumham)
  4. PKPU tentang Partisipasi Masyarakat,
  5. PKPU tentang Norma dan Standar Logistik
  6. PKPU tentang Kampanye
  7. PKPU tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara
  8. PKPU tentang Rekapitulasi dan Penetapan Pasangan Calon
  9. PKPU tentang Dana Kampanye
  10. PKPU tentang Pencalonan

Sebagai indormasi, Pilkada serentak sendiri akan dilakukan dalam tiga gelombang. Gelombang pertama pada tanggal 9 Desember 2015, Gelombang kedua pada Februari 2017 dan gelombang ketiga pada Juni 2018.

Pada Pilkada gelombang pertama, nantinya akan difokuskan untuk pemilihan kepala daerah yang akhir masa jabatannya (AMJ) berakhir 2015 dan semester pertama tahun 2016. Pilkada gelombang pertama ini akan terlaksana di sembilan pilgub, 224 pilbup dan 26 pilwakot.

Pilkada gelombang kedua akan difokuskan untuk pemilihan kepala daerah AMJ semester kedua tahun 2016 dan seluruh daerah yang AMJ-nya 2017. Sedangkan gelombang ketiga untuk AMJ tahun 2018 dan AMJ 2019.

Comments are closed.

Kata kunci : , , , ,