Sembelih Babi Merah Sebagai Aksi Tolak Tambang Mangan

OkeJoss.co – Puluhan warga dari menggelar aksi untuk menyuarakan aspirasi mereka sebagai bentuk tolak tambang mangan PT Elgary Resources Indonesia (ERI) di kawasan lingkungan tempat tinggal mereka dengan cara menyembelih seekor babi berwarna merah. Aksi tersebut dilakukan oleh warga Desa Oibit, Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Eman Tulasi selaku juru bicara dari Aliansi Rakyat Peduli Lingkungan dan Warga Oenbit mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan secara gabungan bersama tua adat suku Naikofi, suku Ataupah, suku Amasene dari Loeram, perwakilan suku Pakaenoni, suku Uskono serta suku Noetnana.

“Masyarakat melakukan ritual adat di puncak gunung Loeram (Tempat ritual adat suku Ataupah). Para tua adat dan masyarakat menyembelih Babi Merah untuk menyampaikan pesan kepada nenek-moyang mereka bahwa tanah mereka sudah dirampas orang-orang tak bertanggungjawab,” kata Eman Tulasi, Rabu (15/4/2015).

Selain melakukan ritual adat, aksi penolakan masyarakat Oinbit terhadap perusahan tambang PT ERI oleh Aliansi Rakyat Peduli Lingkungan yang merupakan gabungan dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kefamenanu, suku Naikofi, suku Ataupah, suku Pakaenoni, suku Kofi-Olin, Lembaga Adat Sonaf Lanasu serta Jatam juga melakukan blokade di lokasi tambang.

Massa melakukan blokade dengan membuat pagar pembatas tanah milik suku Naikofi yang selama ini dilewati kendaraan milik PT ERI menuju lokasi tambang mangan. Selain membuat pagar pembatas jalan pada lokasi tanah milik suku Naikofi, massa juga menanam pohon jenis mahoni pada tanah milik mereka tersebut.

Dalam aksi blokade tersebut, massa sempat berorasi di depan stock file milik PT ERI dengan tuntutan bahwa suku Naikofi menolak kehadiran PT ERI yang melakukan penambangan mangan. Massa juga membuat surat pernyataan yang isinya menolak keras kehadiran PT ERI yang ditandatangi oleh ketua suku Naikofi dan 12 orang saksi.

Comments are closed.

Kata kunci : ,