Sedang dilanda kerusuhan, alasan presiden Afsel batal hadiri KAA

OkeJoss.co – Pertemuan para wakil negara-negara di Asia dan Afrika dalam acara peringatan Konferensi Asia-Afrika (KAA) ke-60 yang akan dilaksanakan mulai tanggal 19 April hingga 24 April 2015 di Jakarta-Bandung sudah dipastikan tidak akan dihadiri oleh Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma.

Ketidakhadiran Jacob Zuma dalam KAA ke-60 ini diungkapkan langsung oleh sang presiden. Jika sebelumnya tidak ada informasi jelas terkait alasan pembatalan kehadiran Zuma, maka kali ini melalui menteri hubungan dan kerjasama international Republik Afrika Selatan, Maite Nkoana Mashabane mengatakan alasan tidak hadirnya sang presiden.

Menurut Mashabane, alasan tidak hadirnya Zuma lebih disebabkan karena kondisi Afrika Selatan yang tengah dilanda kerusuhan. Oleh karena itu, pada KAA ke-60 kali ini, Zuma mendelegasikannya kepada Deputi Presiden.

“Kondisi yang terjadi di dalam negeri membuat Presiden Zuma mendelegasikan kunjungan kali ini kepada Deputi Presiden untuk datang dan memimpin Delegasi Afsel dalam peringatan bersejarah KAA kali ini,” ujar Maite Nkoana Mashabane.

Mashabane juga menambahkan jika walaupun tidak dapat mengikuti KAA ke-60, namun Presiden Zuma dipastikan akan tetap mengunjungi Indonesia dalam waktu dekat sebagai bentuk dari pemenuhan undangan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Sudah pasti Presiden Zuma akan datang ke Indonesia dalam waktu dekat. Beliau sudah menerima undangan dari Presiden Jokowi untuk mengunjungi Indonesia. Dia ingin memenuhi undangan itu,” jelas Mashabane.

Seperti diberitakan, Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma, memastikan pembatalannya untuk hadir dalam Konferensi Asia Afrika (KAA). Kepastian ini didapat dari Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu), Retno Marsudi.

Peringatan KAA ke-60 ini sendiri akan dilangsungkan di dua kota besar di Indonesia. Jakarta sebagai Ibukota Negara dipilih untuk dapat menggelar pertemuan mulai tanggal 19 hingga 23 April 2015, sedangkan puncak dari rangkaian acara KAA ini akan dilangsungkan di Gedung Merdeka atau yang kini dikenal dengan Gedung Asia Afrika pada tanggal 24 April 215.

Comments are closed.

Kata kunci : ,