Sebelas Remaja Indonesia Mendapat Pelatihan di Manchester United

OkeJoss.co – Sebanyak sebelas remaja Indonesia mendapat pengalaman berharga ketika dapat menginjakkan kaki di Stadion Old Trafford, kandang kebanggaan dari klub asal Inggris, Manchester United. Beberapa dari mereka mencoba mengabadikan momen langka tersebut dengan mengambil gambar di “Theatre of Dreams” sebutan untuk stadio tersebut.

Kesemua remaja itu adalah — Aldi Gunawan, Agung WM, Delvin Taplo, Erwin Prasetyo Raflyandi Ilham, Kevin Siegers, M. Fadel Ali, M. Wildan, Noval Bahzurie, Septian Satria Bagaskara dan Zulhelmi –, mendapatkan pengalaman yang begitu sangat berharga untuk dapat bermain di salah satu stadion terbesar di Eropa itu.

Kesebelas remaja itu pun dibawa melintasi jalan-jalan kecil di dalam Old Trafford. Dari ruang museum yang penuh trofi hingga ke tempat manajer United, Louis van Gaal, biasa melakoni sesi konferensi pers.

Kaki terus berayun melintasi jalan-jalan kecil di dalam Old Trafford, sampai kemudian tibalah mereka berdiri di bawah tribun stadion. Hari itu, suasana sepi. Musim sudah selesai dan ‘Setan Merah’ sudah melakoni laga terakhir di kandang dua pekan sebelumnya. Yang ada hari itu hanyalah sekelompok turis yang sedang melakoni tur museum juga.

Untuk sesaat, di bawah tribun stadion itu, antusiasme menyeruak. Kesebelas anak muda itu sudah tahu ke mana mereka akan dibawa. Pintu di depan mereka dibuka dan di situlah mereka berada, di dalam stadion yang berdiri megah itu. Di sisi kanan mereka berdiri Sir Alex Ferguson Stand, sementara di hadapan mereka berdiri Stretford End, tribun yang biasa ditempati pendukung fanatik United.

“Di atas tribun Sir Alex Ferguson, ada bendera-bendera dari berbagai negara. Bendera-bendera itu melambangkan negara pemain-pemain yang bermain untuk Manchester United saat ini. Belanda untuk Robin van Persie dan Daley Blind, Spanyol untuk David de Gea, Juan Mata, dan Ander Herrera, dan begitu seterusnya,” ucap si pemandu.

Momen berdiri di depan tribun-tribun besar Old Trafford itu pun tak disia-siakan oleh kesebelas anak muda itu. Mereka mengeluarkan kamera lagi dan kembali mengabadikannya. Ada yang sekadar berpose, ada juga yang membentangkan kertas yang isinya pesan kepada kerabat atau teman mereka di rumah sebagai barang bukti bahwa mereka sudah sampai di Old Trafford.

Aldi Gunawan malah lebih unik. Dengan santainya dia membentangkan sebuah spanduk persegi panjang berwarna hijau. Karena angin yang kencang, dia sampai dibantu Zulhelmi untuk membentangkannya. Spanduk itu bertuliskan “FC Darussalam Cimanggis Ciputat”.

Puas berjalan-jalan mengelilingi stadion, para remaja tersebut kemudian diarahkan menuju ke ruang ganti. Sudah saatnya mereka bersiap-siap untuk menghadapi pertandingan. Suasana pun menjadi lebih serius.

Dari lorong yang terletak di samping Stretford End, kesebelas anak muda itu dibawa masuk ruang ganti yang merupakan ruang ganti para pemain utama The Red Devils. Untuk ruang itu, mereka merasakan berada di dalam ruangan dan duduk di tempat yang biasa diduduki oleh Wayne Rooney dan rekan-rekannya. Tempat di mana van Gaal biasa memberikan instruksi tiap kali United bermain di kandang.

Tapi, hari itu tak ada Van Gaal yang memberikan instruksi. Yang ada adalah Andy Robinson, pelatih Manchester United Soccer School yang selama beberapa hari terakhir melatih anak-anak itu di Partington Ground, sebuah tempat latihan yang hanya berjarak 2 mil dari tempat latihan United, AON Training Complex atau yang lebih beken dikenal dengan Carrington saja –merujuk pada lokasi kamp latihan tersebut.

Robinson kembali mengingatkan apa-apa saja yang sudah mereka pelajari dalam beberapa hari terakhir. “Ingat, main tenang. Oper pendek, cari ruang, berani berduel satu lawan satu,” ucapnya.

Tak lupa Robinson juga mengingatkan di mana positioning para pemain ketika mereka menyerang dan bertahan, juga ketika menghadapi tendangan penjuru dan tendangan bebas lawan.

Tidak hanya Robinson, anggota tim CLEAR Ayo! Indonesia Bisa juga kedatangan eks gelandang United, Quinton Fortune. Sekitar satu menit, pria asal Afrika Selatan itu mengingatkan kesebelas anak muda tersebut untuk menikmati permainan.

Comments are closed.

Kata kunci : ,