Sebanyak 10 tahanan kabur, BNN minta Kemenkumham terbitkan surat DPO

OkeJoss.co – Badan Narkotika Nasional (BNN) baru saja menyatakan jika sebanyak 10 orang tahanan kasus narkoba berhasil melarikan diri dari sel tahanannya.

Dalam konferensi pers yang dilakukan di Kantor BNN, Selasa (31/3/2015), Kepala Bagian Humas BNN, Komisaris Besar Slamet Pribadi mengatakan jika tahanan yang berhasil kabur tersebut berasal dari jaringan Aceh dan juga pengedar yang ditangkap di komplek pemakaman San Diego Hills.

Tidak hanya menkonfirmasi terkait kaburnya sepuluh orang tahanan dari sel, BNN juga langsung menerbitkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) dan meminta agar Kemenhukham segera melakukan pencekalan kepada para tahanan yang kabur tersebut agar tidak dapat melarikan diri ke luar negeri.

Menurut Kombes Slamet Pribadi, penerbitan DPO dan pencekalan merupakan prosedur yang harus dilakukan pada kasus-kasus seperti ini. Hal tersebut nantinya berguna agar pencarian juga bisa dilakukan dari daerah hingga internasional.

“Surat DPO begitu diterbitkan ke Mabes Polri, otomatis ke interpol dan itu artinya menyebar ke seluruh dunia. Itu jadi kewajiban negara-negara lain membantu dan biasanya sangat efektif,” kata Slamet.

“Kalau DPO diterbitkan, dari Mabes turun ke Polda lalu turun ke Polres dan Polsek untuk pencarian,” sambungnya.

Hingga kini, tim lapangan masih melakukan pengejaran terhadap 10 orang yang kabur tersebut. Selain melakukan pengejaran, Inspektorat BNN juga sedang melakukan pemeriksaan internal terkait kaburnya para tahanan.

Dari daftar DPO yang dirilis, BNN tak segan membeberkan seluruh identitas para tersangka yang kabur. Padahal, sebelumnya BNN belum pernah mengungkap identitas tersangka narkoba yang ditangkapnya.

Berikut ini daftar 10 orang tahanan yang kabur berdasarkan rilis dari BNN :

  1. Abdullah alias Dulah (35), warga Langsa Baro, Aceh Timur
  2. Samsul Bahri alias Kombet (42), warga Julok Aceh Timur
  3. Hamdani Razali (36) warga Darul Aman, Aceh Timur
  4. Hasan Basri (35) asal Idi, Aceh Timur
  5. Usman alias Raoh (42), Peurelak Barat, Aceh Timur
  6. Apip Apriansyah (33), warga Jalan H Doel, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok
  7. M. Husein (42), warga Perumahan Griya Indah, Karawang Timur
  8. Erick Yustin (39), warga Perumahan Griya Katulampa, Kabupaten Bogor
  9. Harry Radiawana alias Pak De (47), warga Jalan Merpati Raya, Bekasi Barat
  10. Frangky Gozali alias Thomas (34), warga jalan Andi Tonro 1 Makassar atau Jalan Serba, Kecamatan Maricaya, Makassar

Slamet mengatakan jika BNN sengaja mengungkapkan secara jelas identitas para tahanan yang kabur. Hal tersebut diharapkan mampu membuat para pelaku sadar dan kemudian segera menyerahkan diri.

Comments are closed.

Kata kunci : , ,