Sabu senilai Rp 15 Miliar dimusnahkan Polda Aceh

OkeJoss.co – Irjen Pol Husein Hamidi selaku Kapolda Aceh memimpin pelaksanaan pemusnahan sabu dengan berat mencapai 14,5 kg yang ditaksir bernilai hingga mancapai angka Rp 15 miliar. Acara pemusnahan tersebut dilaksanakan di halaman Polres Aceh Utara, Rabu (25/3). Barang psikotropika tersebut kabarnya dipasok dari negara tetangga. Barang haram tersebut disita dari empat orang tersangka beberapa waktu sebelumnya.

Sabu hasil sitaan dari para tersangkat tersebut dimusnahkan dengan cara diblender terlebih dahulu. Selanjutnya dilarutkan dengan cairan khusus yang sudah disiapkan. Tak hanya disitu, kemudian barang haram tersebut dibakar. Acara pemusnahan sabut tersebut juga dihadiri oleh M Thaib selaku Bupati Aceh Utara, Kepala Kejaksaan, Pengadilan dan unsur Muspida Plus kabupaten tersebut.

“Dari pada larut dan kusut maka hari ini barang haram ini (sabu) kita musnahkan di Polres Aceh Utara,” kata Kapolda Aceh Husein Hamidi, kepada sejumlah wartawan. Dikatakan Husein Hamidi, sabu 14, 5 kilogram tersebut disita dalam satu kasus dengan empat tersangka.

Terlepas masih ada atau tidak adanya tersangka lain, kata Kapolda Aceh itu, pihaknya akan terus melakukan pengembangan. Menurut jenderal dua bintang tersebut, sabu diamankan pada Sabtu (14/2) sekitar pukul 07.30 WIB, di kawasan Desa Cempeudak, Tanah Jambo Aye, Aceh Utara oleh petugas TNI dan Polri tersebut, berasal dari negara tetangga (Malaysia).

Sedangkan empat tersangka tersebut masingmasing Muz (19), Ram (49) ke duanya warga Desa Caloek Geulima, Idi Rayeuk, Aceh Timur. Hus (48) warga Sungai Paoh, Langsa Barat, Kota Langsa dan yang terakhir seorang perempuan, Nan (39) asal Gampong Jawa Teungoh, Kota Langsa.

Barang bukti disita petugas dalam penangkapan tersebut berupa19 paket sabu dengan berat keseluruhan 14. 440 gram, satu tas warna biru, satu unit mobil yang digunakan tersangka, empat unit handphone, uang tunai Rp 8, 9 juta, satu lembar bendera Malaysia dan lima buah pasport.

Metamfetamina (metilamfetamina atau desoksiefedrin), dikenal di Indonesia sebagai sabu-sabu, adalah obat psikostimulansia dan simpatomimetik. Dipasarkan untuk kasus parah gangguan hiperaktivitas kekurangan perhatian atau narkolepsi dengan nama dagang Desoxyn, juga disalahgunakan sebagai narkotika. “Crystal meth” adalah bentuk kristal yang dapat dihisap lewat pipa. Metamfetamina pertama dibuat dari efedrina di Jepang pada 1893 oleh Nagai Nagayoshi.

Comments are closed.

Kata kunci : ,