Rupiah Menguat 0,7% Kembali Ke Level 13.600

OkeJoss.co – Rupiah terus bergerak positif dengan meraih kembali level 13.600 pada Senin pagi karena dolar AS melemah di tengah mengecewakannya data gross domestic product (PDB).

Setelah mencetak kenaikan 0,7 persen menjadi 13.778 per dolar AS pada Jumat pekan lalu, rupiah pada Senin pagi menguat sebesar 0,7 persen lagi menjadi Rp 13.697 per 09:00

Monex Investindo Futures peneliti dan analis Faisyal mengatakan dolar AS berada di bawah tekanan setelah pertumbuhan ekonomi AS melambat menjadi 0,7 persen pada kuartal terakhir tahun lalu.

“Ini pukulan besar, seperti PDB adalah indikator utama disebut oleh Federal Reserve AS sebelum meningkatkan suku bunga acuan,” katanya di Jakarta, Senin, seperti dikutip Kontan.co.id.

Dia memproyeksikan rupiah akan berkisar antara Rp 13.670 dan Rp 13.850 terhadap Greenback, dengan kesempatan yang lebih luas untuk peningkatan lebih lanjut.

Sementara itu, di pasar saham, IHSG Jakarta (IHSG) berbalik arah, dari peningkatan 0,11 persen menjadi 4,620.36 poin pada pembukaan penurunan 0,3 persen pada 10,30 a.m, mengirim IHSG kembali ke 4,600.89.

Volatilitas terjadi ketika investor mengantisipasi data inflasi, Universal Broker Indonesia Satrio kepala penelitian Utomo mengatakan di Jakarta, Senin seperti dikutip oleh kantor berita Antara.

“Para pedagang sedang menunggu data inflasi bulan Januari, yang akan dirilis hari ini [Senin]. The konsensus analis memperkirakan indeks harga konsumen akan 0,64 persen, turun dari 0,96 persen pada bulan sebelumnya,” katanya.

Sebagian besar pasar saham Asia berada di wilayah positif, mengangkat indeks MSCI Asia Pacific sebesar 0,7 persen. Indeks Australia S & P / ASX 200 naik 0,8 persen, Korea Selatan Kospi naik 0,6 persen, sementara Selandia Baru NZX 50 naik 0,2 persen.

Bank bergerak unpredicted Jepang untuk mengurangi suku bunga acuan menjadi minus 0,1 persen memiliki efek positif pada pasar, karena investor diharapkan kebijakan moneter yang lebih longgar untuk menciptakan lebih banyak likuiditas untuk pasar modal.

Comments are closed.

Kata kunci : , ,