Prostitusi Online semakin marak, Fadli Zon wacanakan revisi UU ITE

OkeJoss.co – Setelah kasus meninggalnya Deudeuh alias Tata Chubby yang terkait dengan bisnis prostitusi lewat media sosial, modus baru dalam kejahatan prostitusi secara online semakin terkuak di media.

Terakhir, kasus prostitusi online menyeret artis seksi berinisial AA. Ia ditangkap oleh polisi bersama dengan sang mucikari RA saat sedang melakukan transaksi di sebuah hotel bintang lima di kawasan jakarta selatan.

Dengan semakin maraknya bisnis prostitusi online yang ada di Indonesia, wakil ketua DPR Fadli Zon mewacanakan kemungkinan untuk dilakukannya revisi Undang-Undang ITE. Politisi asal partai Gerindra tersebut berencana memasukan persoalan prostitusi online ke dalam bagian dari UU ITE.

“Di dalam UU perlu ditambah masalah ini terutama di UU ITE yang akan direvisi juga terutama bagaimana pencegahan dari aparat yang ada. Termasuk cyber crime juga ya. Kalau terkait cyber crime harus sertakan peringatan ya,” kata Fadli Zon.

Rencana revisi UU ITE yang diwacanakan oleh Fadli Zon ini rencananya akan dibahas pada sidang IV pekan depan. Menurutnya, masalah prostitusi harus dapat dicegah agar tidak menggangu masalah secara publik.

“Ini kan dari zaman Adam sudah ada prostitusi. Tinggal bagaimana mencegah dan menjadikan ini menjadi suatu tatanan yang tidak menganggu masalah secara publik,” ungkapnya.

Lebih lanjut Fadli Zon meminta Menkominfo untuk mengambil langkah cepat bila menemukan indikasi prostitusi online. Terutama melakukan pencegahan dalam hal yang berkaitan dengan teknologi informasi.

“Tapi kalau dilihat dari masalah yang ada, dari kemajuan IT saya kira hanya perangkat IT juga yang bisa lakukan itu, selain itu saya rasa sulit,” pungkas Fadli.

Seperti diketahui, pemerintah sendiri sedang melakukan pembersihan konten negatif. Beberapa langkah telah dilakukan, salah satunya melakukan pemblokiran terhadap situs-situs yang kemukinan terkait dengan pornografi.

Comments are closed.

Kata kunci : , , ,