Presiden Jokowi tagih janji investasi senilai Rp 115 triliun dari investor Jepang

OkeJoss.co – Presiden Jokowi saat ini tengah melakukan kunjungan ke Jepang. Sesuai dengan janji sang presiden sebelum bertolak ke negeri matahari terbit tersebut, Jokowi menginginkan kunjungan ke Jepang membawa hasil, termasuk dari sisi investasi.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), tercatat ada sekitar 19 investor Jepang yang telah menyatakan keseriusannya untuk berinvestasi di Indonesia.

Dari total 19 investor, BKPM menyebut nilai investasi yang akan diperoleh Indonesia dari para investor Jepang tersebut mencapai US$ 8,9 miliar atau sekitar Rp. 115,7 triliun.

Investasi terbesar nantinya akan berasal dari bidang infrastruktur, kawasan industri dan migas (Rp 97,5 triliun), industri otomotif (Rp 7,8 triliun), bidang taman hiburan (Rp 5,65 triliun), industri kimia (Rp 3,84 triliun). Sedangkan sisanya akan diisi oleh investor dari bidang pertanian, industri pengolahan, industri makanan dan industri galangan kapal.

Seperti yang diungkap oleh Kepala BKPM, Franky Sibarani, BKPM telah menjalin komunikasi intensif dengan investor Jepang. Bahkan Franky menyebut jika beberapa perusahaan akan langsung bertemu dengan Presiden Jokowi.

“Melalui kantor perwakilan di Tokyo maupun marketing officer BKPM untuk wilayah Asia, BKPM telah menjalin komunikasi intensif dengan investor Jepang dan mengidentifikasi 19 investor yang cukup serius merencanakan investasi di Indonesia. Beberapa perusahaan akan melakukan pertemuan dengan Presiden, baik dalam one on one meeting maupun acara investor forum. Kita mengharapkan mereka dapat segera merealisasikan minatnya melalui pengajuan permohonan izin investasi. BKPM juga akan melakukan pertemuan intensif dengan investor tersebut melalui forum consultation meeting,” ungkap Franky Sibarani.

Presiden Joko Widodo memulai kunjungan kerja ke Jepang dan Tiongkok selama tujuh hari, Minggu (22/3/2015). Dalam kunjungan kenegaraan Presiden Jokowi kali ini didampingi oleh Ibu Negara Iriana dan sejumlah menteri. Rombongan bertolak dari Bandara Halim Perdana Kusuma pukul 12.30 dengan menggunakan pesawat kepresidenan Boeing Business Jet.

Comments are closed.

Kata kunci : , ,