Deklarasi Golkar Dukung Pemerintah 2016
Deklarasi Golkar Dukung Pemerintah 2016

Posisi Golkar Kini Resmi Mendukung Pemerintah

OkeJoss.co – Partai politik terbesar di bangsan ini, Partai Golkar, telah resmi menyatakan dukungannya terhadap pemerintah Presiden Joko “Jokowi” Widodo, sebuah langkah yang berarti koalisi yang berkuasa sekarang akan dapat aman lebih dari 70 persen kursi di DPR.

Keputusan itu dibuat selama pertemuan pimpinan nasional partai di Jakarta dari 23 Januari-25 Januari, dan dihadiri oleh perwakilan dari bab daerah Golkar di provinsi, kota dan kabupaten di seluruh bangsa.

“Posisi direvisi kami memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk mengembangkan Indonesia bersama pemerintah,” kata Ketua Golkar Aburizal Bakrie saat pidato kenegaraan pada upacara penutupan rapat pimpinan nasional partai di Jakarta, Senin.

Partai Golkar telah disejajarkan dengan oposisi Merah Putih Koalisi (KMP) – sejak 2014 pemilihan presiden bersama-sama dengan Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), ketika pihak mendukung tawaran presiden politisi Gerindra Prabowo Subianto itu.

Namun, sejak saat itu PAN telah bergabung berkuasa Besar Indonesia Koalisi (KIH), sementara PPP juga telah menyatakan keinginannya untuk melakukan hal yang sama.

Golkar baru-baru ini dibagi oleh persaingan antara dua faksi; satu dipimpin oleh Aburizal, yang terpilih di kongres nasional partai di Bali pada November 2014, dan faksi sempalan yang dipimpin oleh Agung Laksono, yang terpilih pada Kongres Nasional Ancol pada bulan Desember 2015.

Wakil ketua Golkar Yorrys Raweyai, yang sebelumnya meninggalkan kamp Agung dan bergabung Aburizal, mengumumkan bahwa partai itu diperlukan untuk mengatur sebuah kongres nasional yang luar biasa, jadwal yang akan diputuskan oleh Aburizal.

Peserta acara termasuk Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly serta politikus senior Golkar Akbar Tandjung. Agung, bagaimanapun, tidak menghadiri pertemuan. Kehadiran Kalla pada upacara penutupan dan mantan presiden BJ Habibie pada upacara pembukaan adalah kemenangan besar bagi kubu Aburizal sebagai kedua politisi senior telah ditunjuk sebagai anggota tim transisi oleh panitia sengketa intern partai untuk mengatur kongres nasional untuk memilih baru kepemimpinan Golkar.

Yasonna sebelumnya dicabut dukungannya terhadap Agung setelah Mahkamah Agung membuat keputusan dalam mendukung Aburizal sebagai pemimpin yang sah partai. Namun, menteri tidak menyetujui kamp Abirizal ini, memaksanya untuk mencari kompromi dengan menyelenggarakan kongres luar biasa.

Jusuf Kalla menyambut baik rencana untuk mengadakan kongres nasional yang luar biasa dengan harapan bahwa itu akan mengakhiri konflik selama setahun dalam partai.

“Lupakan kongres nasional di Bali atau kongres nasional di Riau. Yang penting adalah Golkar,” Jusuf Kalla, yang juga politikus senior Golkar, mengatakan kepada pers setelah pertemuan. Riau kongres, diadakan 10 tahun yang lalu, adalah pertemuan di mana Aburizal terpilih untuk pertama kalinya.

Comments

comments

Comments are closed.

Kata kunci : , , , , ,