Polisi Poso Pasang Baliho Daftar Buronan Teroris

OkeJoss.co – Pihak Kepolisian Poso, Sulawesi Tengah memasang baliho daftar buronan teroris yang belum tertangkap. Pemasangan baliho besar 2×3 meter itu diletakkan di beberapa lokasi dalam lima kecamatan berbeda.

Pemasangan baliho daftar buronan teroris itu dilakukan pada Selasa pagi (17/3/2015) bersamaan. Tidak hanya dipasang di pusat kota namun baliho daftar buronan teroris juga di wilayah pelosok dan jalur lintas Sulawesi. Foto-foto Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam baliho daftar buronan teroris dapat dilihat di Bundaran Smaker Pos Satlantas dan Mapolres Poso.

Kepala Bagian Operasi Polres Poso Ajun Komisaris Polisi Yosep menjelaskan, pemasangan sejumlah baliho tersebut sebagai langkah Kepolisian untuk mempermudah warga mengenal para buronan.

Dia berharap, dengan terpasangnya sejumlah baliho para buronan itu, maka warga bisa ikut berperan aktif untuk segera melapor ke polisi bila menemukan orang-orang tersebut.

Ditambahkannya, upaya pengejaran kelompok teroris pimpinan Santoso alias Abu Wardah dan Daeng Koro oleh Kepolisian dengan sandi Camar Maleo hingga kini masih terus berlangsung.

Pemasangan baliho ini pun sebagai salah satu media untuk mempersempit ruang gerak para buronan yang kemungkinan masih berada di wilayah Pegunungan Biru, Dusun Tamanjeka, Kecamatan Poso Pesisir.

‘’Saya berharap dengan terpasangnya sejumlah baliho DPO tersebut, kerjasama seluruh masyarakat Poso sangat kami butuhkan untuk bisa secepatnya memberikan informasi bila menemukan orang-orang yang mirip dengan yang ada difoto,’’ kata Yosep AR.Sudrajat seperti dilansir oleh Detik.

Sementara itu di tempat lain Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah mendukung upaya TNI yang menggelar latihan gabungan sekaligus pengejaran terhadap buronan teroris pimpinan Santoso dan Daeng Koro.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Poso Piet Inkiriwang usai memimpin jalannya upacara di lingkungan Pemerintah Daerah Poso, Selasa (17/3/2015).

‘’Kita tidak melihat siapa yang bekerja, baik TNI atau Polri kalau memang tujuannya untuk menjaga situasi keamanan Poso atau untuk memberantas teroris, maka saya bersama seluruh warga Poso akan mendukung sepenuhnya,’’ ujar Piet.

Piet mengatakan, upaya pemberantasan kelompok radikal sipil bersenjata pimpinan Santoso serta Daeng Koro oleh Kepolisian hingga kini masih berlangsung. Operasi sudah berjalan dan telah berhasil menangkap sejumlah orang yang diduga terkait dengan para buronan itu.

Seperti yang telah diberitakan, latihan perang gabungan TNI di Kecamatan Poso Pesisir Bersaudara akan digelar dari tanggal 22 Maret hingga 15 April 2015 mendatang, dengan melibatkan sedikitnya 2.000 personel disertai dengan dukungan puluhan kendaraan perang.

Comments are closed.

Kata kunci : , ,