Plt Ketua KPK : pegawai KPK tidak kebal hukum

OkeJoss.co – Kasus penangkapan dan penahanan penyidik senior KPK Novel Baswedan membuat Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Taufiequrrahchman Ruki turut berkomentar terkait status para pegawainya.

Berkaca kepada kasus Novel, Ruki mengatakan jika tidak ada pegawai dari lembaga yang dipimpinnya yang kebal hukum, termasuk dirinya sendiri. Dengan kata lain, apabila ada tuduhan atau sangkaan terhadap pegawai KPK yang terlibat tindakan pidana, pimpinan KPK tidak akan mencampuri dan mengintervensi kasus tersebut karena hal itu merupakan kewenangan dari petugas kepolisian.

“Begitu juga ketika KPK menangani perkara, kami juga tidak ingin diintervensi. Jadi, pimpinan KPK dan pegawai KPK tidak punya kekebalan hukum sama sekali,” kata Ruki.

Namun demikian, Ruki juga mengatakan jika tindakan pemberian jaminan kepada Polri terkait kasus penyidik KPK Novel Baswedan yang terlibat kasus kekerasan dengan melakukan penembakan kepada pencuri sarang burung walet sewaktu menjabat Kasatreskrim Polres Kota Bengkulu pada 2004 merupakan bagian tanggung jawab sebagai pimpinan terhadap anak buahnya.

“Saya hanya ingin melindungi anak buah saya agar tidak ditahan dengan kami berikan jaminan kami berlima (pimpinan KPK). Kapolri merespons positif untuk tidak menahan tapi meminta waktu satu kali 24 jam untuk rekonstruksi,” tegas Ruki.

Seperti diketahui, penahanan terhadap Novel Baswedan alhirnya ditangguhkan usai para pimpinan KPK menjaminkan diri mereka untuk Novel. Untuk sementara, Novel pun diserahkan kembali ke para pimpinan KPK dan dibebaskan usai dirinya mendarat dari Bengkulu.

Usai mengetahui penahanan Novel ditangguhkan, Istri Novel, Rina Emilda, mengucapkan terimakasih karena simpati publik begitu besar kepada Novel.‎‎ Secara khusus ia mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi, Kapolri Jendral Badrodin Haiti, seluruh pimpinan KPK dan seluruh masyarakat Indonesia.

Comments are closed.

Kata kunci : , , ,