Pesan Terakhir Almarhumah Mpok Nori Kepada Keluarga

OkeJoss.co – Seperti dibertakan sebelumnya, komdian legendaris Mpok Nori meninggal karena penyakit Asma yang dideritanya. Mpok Nori menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Jumat (3/4/2015) pukul 08.10 WIB di  Rumah Sakit Pasar Rebo, Jakarta. Meninggalnya seiman Betawi senior ini menyisakan kesedihan bagi keluarga mapun masyarakat.

Diketahui sebelumnya, kalau seniman komedi bernama asli Nuri Sarinuri tersebut telah jatuh sakit dan mendapat perawatan di rumah sakit. Menurut yang diungkapkan Hermawan, cucu Mpok Nori penyebabnya karena penyakit Asma. Dan disampaikan pihak keluarga lainnya, kalau sebelum meninggal Mpok Nori sempat memberikan pesan terakhir kepada keluarganya. Mpok Nori menyampaikan pesan tersebut kepada sang cucu, Marwan.

Pesan itu disampaikan perempuan kelahiran 10 Agustus 1930 ini beberapa waktu yang lalu, sebelum jatuh sakit dan hingga akhirnya meninggal dunia. “Dia pernah pesan sama saya, habis pulang main lenong. ‘Mobil lu rawat, lu bayar pajak tanah’. Dia pesen itu,” kata Marwan di rumah duka Jl. Daman 1 RT 08 RW 02 Kelurahan Bambu Apus Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (3/4/2015).

Seperti diketahui, Marwan adalah salah satu cucu yang dekat dengan Mpok Nori. Dan Marwan sering mengantarkan komedian 84 tahun ini kemana-mana. “Tiap hari pulang pergi ke mana-mana sama saya. Banyak kenangan, namanya nenek kan. Nggak bisa dilupain,” tutup Marwan.

Perempuan kelahiran pada 10 Agustus 1930 ini mengawali kariernya dunia seni Betawi melalui manggung dari satu kampung ke kampung lain sebagai penari topeng. Kemudian, perempuan yang lahir pada 10 Agustus 1930 itu bergabung di Sanggar Setia, milik almarhum Haji Bokir. Dari sanggar itu, Mpok Nori mulai dikenal sebagai pemain lenong Betawi.

Karir Mpok Nori semakin menanjak di usia senja. Meski sudah uzur di setiap penampilannya dia selalu memiliki semangat yang tinggi bak anak muda. Mpok Nori mulai berkiprah di dunia hiburan sejak ikut pentas lenong betawi. Namanya mulai luas setelah ikut bermain dalam serial ‘Pepesan Kosong’.

Comments are closed.

Kata kunci :