Penggerebekan Penampungan BBM dan Pupuk Ilegal di Medan

OkeJoss.co – Aparat gabungan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dibantu dengan pihak Kepolisian, pada hari Kamis (9/4), menindak dan menggerebek lokasi-lokasi yang dijadikan penampungan bahan bakar minyak (BBM), pupuk ilegal dan crude palm oil (CPO) di wilayah utara Kota Medan. Pada penggerebekan tersebut yang dilakukan pada 6 lokasi yang berbeda, petugas gabungan TNI dan Polisi tersebut berhasil mengamankan 25 orang tersangka dan menyita barang bukti berupa 27 ton pupuk, 6 ton minyak solar dan CPO.

Penggerebekan tersebut dimulai dari gudang penimbunan illegal di Kampung Salam, Belawan, Medan. Dari dalam gudang tersebut yang memiliki luas area 3.000 meter persegi, dikelilingi pagar setinggi 3 meter, petugas menemukan barang buti penimbunan BBM jenis, solar CPO dan 27 ton pupuk urea diduga curian.

Tak hanya itu, di gudang penimbunan yang telah beroperasi lebih dari satu tahun ini petugas menyita 1 unit mobil tangki, 1 unit becak, slang dan sejumlah mesin penghisap (alkon) sebagai barang bukti. Upaya penertiban dengan membentuk 5 tim aparat gabungan diantaranya tampak Komandan Distrik Militer (Dandim) 0201 Medan, Kolonel Inf Achmad Solihin, Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Aswin Sipayung dan dari TNI AL Belawan melibatkan, Kolonel Mar Djentayu Supriandoko SH, turut menggerebek dua gudang BBM ilegal disepanjang Jalan KL Yos Sudarso Kecamatan Medan Deli.

Bahkan, dua gudang dengan aktivitas serupa di Medan Labuhan serta sebuah gudang BBM ilegal di Medan Marelan, juga tak luput dari penggerebekan petugas TNIPolri. Guna proses penyelidikan, tersangka maupun barang bukti BBM dikemas dalam puluhan drum dan wadah fiber dibawa ke Mapolres Pelabuhan Belawan.

”Kalau penggerebekan di gudang Kampung Salam, Belawan ada 20 orang tersangka yang diamankan. Selain itu, barang bukti pupuk, BBM, CPO, mesin alkon, truk tangki dan lainnya juga disita,” ujar, Kolonel Inf Achmad Solihin, Dandim 0201 Medan. Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Aswin Sipayung menyebutkan, keberadaan gudang ilegal di kawasan Kampung Salam, Belawan selama ini memang menjadi target pihaknya.

Bahkan, sejak satu bulan lalu sudah masuk dalam proses lidik kepolisian, ”Gudang di Kampung Salam, Belawan sejak satu bulan lalu masuk dalam lidik tim polres. Hanya saja, yang kita tahu sebagai tempat penimbunan BBM dan CPO, tapi setelah digerebek ternyata ada ditemukan pupuk,” kata, Aswin. Penertiban terhadap gudang penampungan ilegal, sempat menjadi perhatian dari warga sekitar yang bermukim tak jauh dari lokasi gudang.

Bahkan, beberapa pria berambut pendek disebut-sebut oknum pengawas juga terlihat gerah atas penertiban yang dilakukan aparat gabungan tersebut. Sementara, Pangdam I/BB, Mayjen TNI Edy Rahmayadi bersama Kapoldasu, Irjen Pol Eko Hadi Soetdjo yang turun ke Belawan guna memantau langsung jalannya proses penertiban, sempat mengecek kondisi gudang ilegal yang kini telah diberi garis polisi (police line).

”Kita akan terus melakukan penyisian untuk penertiban tempat-tempat penampungan BBM, CPO maupun pupuk ilegal. Karena penertiban ini merupakan intruksi dari bapak Presiden,” tegas, Edy. Setelah penertiban di Belawan selesai, Pangdam berjanji akan melakukan penertiban aktivitasaktivitas ilegal yang sama di tempat lain di daerah Sumatera Utara. ”Kalau sudah selesai Belawan, baru kita akan menuju ke daerah lain,” ungkapnya.

Comments are closed.

Kata kunci : , ,