Pemimpin Al-Qaeda Yaman tewas dalam serangan pesawat tak berawak

OkeJoss.co – Pemimpin Al-Qaeda di Semenanjung Arab telah tewas dalam serangan pesawat tak berawak di Yaman. Nassir al-Wuhayshi menghabiskan bertahun-tahun terakhir sebagai pembantu Osama bin Laden.

Serangan pesawat tak berawak (drone) tersebut berlangsung pada hari Jumat waktu setempat di wilayah Hadramaut, menurut penyiar CNN, Senin mengutip dua pejabat Yaman nasional keamanan, dan sumber-sumber lokal dekat dengan al-Qaeda dikutip oleh kantor berita DPA. Sebuah sumber di kota pesisir Mukalla kepada DPA pemogokan terjadi di sana.

Al-Qaeda telah mengkonfirmasi bahwa al-Wuhayshi tewas dalam sebuah pernyataan video.

“Kami Al-Qaeda di Semenanjung Arab berkabung bagi bangsa Muslim kami … bahwa Abu Bashir Nasser bin Abdul Karim al-Wuhayshi, Tuhan mengistirahatkan jiwanya, meninggal dalam serangan Amerika yang ditargetkan dia bersama dengan dua saudara mujahidin-nya, semoga beristirahat jiwa mereka,” kata Khaled Batarfi, anggota senior kelompok itu.

Kelompok ini juga telah menunjuk mantan kepala militer Qassim al-Raymi sebagai pengganti al-Wuhayshi, tambahnya.

Pendukung Al-Qaeda on the Arabian Peninsula (AQAP) yang posting berkabung pemberitahuan pada platform jejaring sosial Twitter.

Pihak berwenang Amerika Serikat masih bekerja untuk mengkonfirmasi laporan tentang kematiannya tersebut.

Kematian al-Wuhayshi adalah pukulan besar bagi AQAP, salah satu cabang yang paling aktif dari kelompok teror internasional Al Qaeda yang mengaku bertanggung jawab atas serangan Januari di majalah satir yang berbasis di Paris Charlie Hebdo.

Menurut Gregory Johnsen, yang menulis sebuah buku tentang AQAP, al-Wuhayshi lahir di Yaman dan menghabiskan tahun di Afghanistan dari tahun 1990-an, yang berfungsi sebagai seorang pembantu Osama bin Laden hingga 2001 ketika pasukan AS ditutup di atas al Qaeda menyusul September 11 serangan. Menurut Johnsen, al-Wuhayshi adalah tokoh kunci dalam membangun organisasi di Yaman.

Laporan datang tak lama setelah pembicaraan damai dibuka di Swiss di mana berperang faksi Yaman telah dipanggil untuk menyetujui jeda kemanusiaan. Sebuah koalisi Arab yang dipimpin telah membom negara itu sejak Maret dalam upaya untuk menghentikan Houthi pemberontak, yang telah mengambil alih sebagian besar wilayah negara itu.

Comments are closed.

Kata kunci : , ,