Pecahan Sayap Pesawat Diduga Milik Pesawat MH370 Yang Hilang

OkeJoss.co – Penyidik ​​telah dikirim ke pulau Reunion untuk menyelidiki apakah puing-puing sayap pesawat yang ditemukan berasal dari pesawat Boeing 777 milik maskapai Malaysia, MH370. Tidak ada diverifikasi jejak pesawat telah ditemukan sejak menghilang misterius tahun lalu.

Malaysia mengatakan Rabu itu mengirim tim peneliti ke pulau Reunion wilayah Prancis di lepas pantai timur Afrika untuk memastikan apakah puing sayap pesawat mungkin dari Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370, yang menghilang di Samudra India tahun lalu.

“Apapun reruntuhan menemukan kebutuhan untuk selanjutnya diverifikasi sebelum kita dapat lebih memastikan apakah itu milik MH370,” kata Menteri Transportasi Malaysia Liow Tiong Lai wartawan saat berkunjung ke PBB di New York.

Sebuah dua meter sepotong panjang bangkai terdampar di dekat Saint-Andre, di sisi timur pulau, Rabu. Seorang pejabat AS mengatakan para penyelidik keamanan memiliki “tingkat kepercayaan yang tinggi” yang puing-puing tersebut berasal dari Boeing 777, model yang sama seperti hilang penerbangan Malaysia Airlines.

Pejabat itu mengatakan penyidik, yang mencakup Boeing keselamatan udara penyidik, diidentifikasi puing-puing sebagai “flaperon,” yang merupakan bagian dari sayap 777.

MH370 menghilang dari layar radar tak lama setelah berangkat dari Kuala Lumpur pada bulan Maret 2014. Para pejabat percaya pesawat diterbangkan ribuan kilometer tentunya sebelum menabrak di Samudera Hindia.

Pesawat itu membawa 239 penumpang dan awak perjalanan ke Beijing ketika menghilang. Tidak ada sisa-sisa pesawat telah ditemukan dan kehilangannya tetap menjadi salah satu misteri terbesar dunia penerbangan.

Eric Chesneau, seorang perwira polisi transportasi udara untuk pulau Reunion, mengatakan itu “lebih dari mungkin pesawat puing-puing” yang terdampar di darat, tapi penyelidikan lebih lanjut diperlukan.

Australia telah memimpin upaya pencarian pesawat yang hilang, yang sampai sekarang telah difokuskan pada busur luas Samudera Hindia selatan lebih dari 50.000 kilometer persegi. Tapi pencarian telah terbukti sia-sia sejauh ini.

Biro Keselamatan Transportasi Australia bekerja sama dengan Boeing dan peneliti Perancis untuk menentukan sumber puing-puing.

“Kami tahu tentang hal itu dan kami mencoba untuk bekerja dengan rekan-rekan kami Perancis untuk mencoba dan mencari tahu apakah ini adalah dari MH370. Ini bisa memakan waktu,” kata Komisaris Utama Martin Dolan.

Comments are closed.

Kata kunci :