Hanfparade ke-19 di Berlin Jerman
Hanfparade ke-19 di Berlin Jerman

Pawai Legalitas Ganja Di Berlin Menarik Ribuan Orang Bergabung

OkeJoss.co – Ribuan orang turun ke jalan-jalan di Berlin untuk mendukung legalisasi ganja. Acara pawai Hanfparade menjadi yang ke-19 kalinya digelar rutin setiap tahunnya itu juga menemukan dukungan di antara beberapa politisi.

Polisi Berlin memperkirakan bahwa sekitar 8.000 orang datang bersama-sama untuk “Hanfparade” march di Berlin pada hari Sabtu, bergerak dari stasiun kereta api pusat ke Brandenburg Gate. Sepanjang rute, mereka juga singgah di Departemen Kesehatan dan Katedral Berlin.

Para peserta menuntut legalisasi ganja untuk berbagai keperluan, termasuk dalam pengobatan, energi alternatif tetapi juga untuk konsumsi rekreasi. Mereka bergabung dengan sejumlah politisi Partai Hijau.

Lisa Paus, seorang anggota parlemen Partai Hijau, mengatakan bahwa larangan Jerman pada ganja telah “gagal total.”

Momentum mendapatkan legalisasi

Acara dilanjutkan ke dalam malam di Gerbang Brandenburg, dengan tindakan musik sepanjang “rami mil” menghadirkan produk rami, termasuk makanan dan minuman. Kantor berita DPA melaporkan ada menjadi bau yang kuat ganja di bagian acara.

Ide legalisasi ganja telah mendapatkan momentum di Jerman, di mana sekitar 3 juta orang diyakini menggunakan obat secara teratur. Tapi ganja tetap ilegal di seluruh negeri – dengan aplikasi medis tertentu membentuk satu-satunya pengecualian. Pemerintah Jerman menghabiskan lebih dari 1 miliar euro ($ 1,1 milyar) per tahun untuk menegakkan larangan tersebut.

Beberapa negara lain sudah melegalkan ganja, setidaknya sudah ada belasan negara yang mengeluarkan undang-undang legalitas ganja di pemerintahannya masing-masing.

Di Belanda ganja bisa dibeli dan di konsumsi langsung di “Coffeshop,” tetapi menjual dan mengkonsumsi ganja diluar Coffeshop, ilegal. Sejak tahun 1976, Belanda telah menjadi negara terdepan dalam mereformasi UU Narkotika dengan menarik garis perbedaan yang jelas antara narkoba ringan (soft drugs) dan narkoba berat (harddrugs). Ganja masuk kedalam golongan narkotika ringan dan legal dalam jumlah terbatas.

Paling dekat dengan Indonesia adalah Australia, pengguna ganja di dekriminalisasi untuk pemakaian dalam jumlah yang kecil di wilayah negera-negara bagian; Capital Territory, Northern Territory, Australia Selatan dan Australia Barat. Di negara-negara bagian lainnya, ilegal.

Comments

comments

Comments are closed.

Kata kunci : , , ,