Merasa didukung oleh Presiden Jokowi, Menpora Imam Nahrawi tidak akan cabut SK Pembekuan PSSI

OkeJoss.co – Sanksi yang telah diberikan oleh FIFA kepada PSSI sepertinya tidak membuat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mencabut SK Pembekuan PSSI. Dengan adanya sanksi dari Federasi Sepakbola Dunia tersebut bahkan Menpora memastikan jika dirinya belum akan mencabut SK yang telah ditandatanganinya.

Belum dicabutnya SK Pembekuan PSSI sendiri telah berdampak sangat buruk bagi persepakbolaan tanah air. Banyak klub besar Indonesia yang akhirnya membubarkan diri karena mengalami kebangkrutan. Persipura dan Persib Bandung menjadi klub juara liga Indonesia yang terkena imbas dari SK yang dikeluarkan oleh Menpora Imam Nahrawi beberapa waktu lalu tersebut.

Usaha untuk menyelamatkan persepakbolaan Indonesia sendiri telah dicoba oleh beberapa pihak, salah satunya oleh wakil presiden Jusuf Kalla. Namun desakan dari Wapres JK agar Menpora mencabut SK Pembekuan PSSI sebelum sanksi FIFA diberikan menemui jalan buntu. Akibat dari tindakan yang dilakukan oleh Menpora tersebut, banyak pihak yang meminta agar Imam Nahrawi segera mundur dari jabatannya sebagai menteri.

Menanggapi desakan untuk kembali mencabut SK pembekuan PSSI dan tuntutan untuk mundur sebagai menteri, Imam Nahrawi terkesan cuek dan lebih berpegang teguh pada pendiriannya yang mengatakan jika apa yang dilakukannya dimaksudkan untuk memperbaiki tata kelola sepakbola Indonesia. Imam bahkan terkesan menantang dan membalas tuntutan mundur dari para wartawan kepadanya.

“Kalau sampeyan (wartawan) diminta mundur juga gimana? Saya enggak takut. Bicara benar tak perlu takut siapa pun. Seperti jurnalistik kalau benar saya kira tak perlu takut siapa pun,” ujar Menpora Imam

Keteguhan dan sifat keras kepala dari politisi Partai Kebangkitan Bangsa tersebut rupanya disebabkan karena dirinya merasa mendapatkan dukungan dari Presiden Jokowi untuk membenahi persepakbolaan nasional. Selain itu, Imam juga mengingatkan PSSI untuk menghormati keputusan pengadilan.

Comments are closed.

Kata kunci : , , , ,