Merak Masih Sering Marak Terjadinya Pemalakan

OkeJoss.co – Terminal Terpadu Merak (TTM), disekitarnya marak terjadi aksi premanisme. Kondisi ini sudah membuat banyak warga, sopir bus dan penumpang kendaraan umum menjadi resah karena sering terjadinya pemalakan. Pihak yang berwajib, aparat keamanan khususnya dalam hal ini diharapkan untuk segera dapat memecahkan dan menangani kasus aksi preman yang sering berbuat kekerasan dan memalak sopir bus.

Diakui seorang sopir bus bernama Kisno, sering menjadi korban pemalakan dan pemerasan para preman tersebut. Para preman tersebut sering meminta uang antara Rp 50 ribu hingga 100 ribu, kata Kisno. ”Saya pernah dipalak sama mereka, awalnya minta uang Rp100 ribu, katanya sih untuk parkir. Saya kasih Rp75 ribu eh mereka malah marah,” tutur Kisno, Selasa (24/3) Kisno mengaku tak hanya dirinya yang menjadi korban pemalakan.

Sopir bus lainnya juga sering dipalak, namun tidak bisa berbuat banyak lantaran para preman kerap membawa senjata tajam. “Jika tidak diberi, mereka melakukan kekerasan baik tangan kosong maupun menggunakan senjata tajam. Kita kan enggak mau ribut,” ujarnya Selama ini, kata dia, preman-preman tersebut melakukan aksinya pada malam hari atau pada saat kondisi TTM dan sekitarnya sepi.

“Kalau lagi banyak orang sih enggak jadi malak. Makanya kami ingin agar ada aparat keamanan yang berjaga di terminal ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Pulomerak Kompol Wiwin Setiawan mengatakan kondisi TTM yang terbuka tanpa pagar dan pintu menyulitkan aparat kepolisian mengawasi setiap sudutnya.

“Tapi sebenarnya kami berani menjamin kalau saat ini kondiis terminal sudah jauh lebih baik dan lebih kondusif dibandingkan sebelumnya,” kata Wiwin. Selama sebulan terakhir, kata Wiwin, pihaknya sudah mengungkap tiga kasus premanisme dengan kekerasan di TTM.

“Pertama kita mengamankan dua pelaku calo, satu preman yang menusuk temanya, serta dua preman dalam kasus pembacokan belum lama ini,” kata dia.

Comments are closed.

Kata kunci : , , , ,