Menteri Dalam Negeri Pertanyakan Status Tersangka Rismaharini

OkeJoss.co – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mempertanyakan langkah Jaksaan Jawa Timur dalam penetapan status calon walikota Surabaya sebagai tersangka dalam dugaan penyalahgunaan kasus kekuasaan dalam renovasi Pasar Turi di ibukota propinsi Jawa Timur Surabaya.

“Jika mereka pikir dia bersalah, mengapa ia dinyatakan sebagai tersangka sebelum pemilihan walikota, akan paling valid jika ia tertangkap tangan,” kata Tjahjo, yang seperti Rismaharini, adalah politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP), di Jakarta, Sabtu seperti ditulis Jakarta Post.

Tjahjo Kumolo juga mempertanyakan mengapa kejaksaan memiliki pendapat yang berbeda dengan polisi, yang kabarnya tidak mengetahui mengenai status Rismaharini sebagai tersangka dalam kasus ini.

Polda Jatim Kepala Inspektur. Jenderal Anton Setiadi membantah pada hari Jumat bahwa Rismaharini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang melibatkannya dalam proyek renovasi Pasar Turi. “Polisi belum bernama tersangka [dalam kasus ini]. Ini bisa menjadi kampanye kotor, “kata Anton wartawan.

Status Rismaharini sebagai tersangka diumumkan oleh kepala divisi hukum Jaksa Jawa Timur ‘Kantor Romy Ariezyanto. Dia mengatakan bahwa kantornya telah menerima berkas kasus Rismaharini pada 30 September dari Polda Jatim. Dalam dokumen itu, dia disebut-sebut sebagai tersangka.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menegaskan bahwa polisi sedang menyelidiki kasus renovasi Pasar Turi, tapi mengatakan penyelidikan dihentikan pada bulan September. “Bulan lalu, polisi menghentikan penyelidikan kami, mengapa sekarang terbuka lagi, saya tidak tahu,” tambahnya.

Tjipta Lesmana, seorang analis politik dari Universitas Indonesia, diperkirakan bahwa ada motif politik di balik penamaan mantan walikota Surabaya populer sebagai tersangka. “Bagaimana bisa dua lembaga penegak hukum memiliki sikap yang berbeda atas kasus tersebut,” kata Tjipta di Jakarta, Sabtu. seperti dilansir kompas.com.

Dia mengatakan bahwa banyak pihak yang tidak senang dengan popularitas Rismaharini dan telah mencoba untuk menghentikan karirnya, tetapi mereka selalu gagal. “Banyak pihak yang mencoba untuk menyabot pencalonan dirinya, karena jika dia pergi ke depan dengan tawaran, dia akan dengan mudah menang,” tambah Tjipta.

Comments are closed.

Kata kunci : , ,