Maling Kritis setelah Dipukul dengan Cincin Batu Akik

OkeJoss.co – Seorang maling di Malang menerima nasib sial setelah sebelumnya berniat untuk mencuri motor namun aksinya kepergok sang pemilik. Pemilik yang jengkel akhirnya memukuli sang pencuri. Akibat pukulan bertubi-tubi dari sang pemilik motor yang jarinya enggunakan cincin akik itu sang malingpun terkapar dengan luka serius.

Tugiono (36), warga Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, hingga Selasa (21/4/2015) siang, masih kritis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Wajahnya babak belur akibat dihajar dengan pukulan berbalut cincin batu akik saat tepergok mau mencuri sepeda motor. Tugiono dipukuli oleh pemilik motor, Imam Mahfud.

Awalnya, Tugiono hendak mencuri sepeda motor milik Imam Mahfud di rumahnya di Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Pelaku pingsan terkena pukulan Imam.

Berdasarkan keterangan Kanit Reskrim Polsek Gedangan, Aiptu Huda, pelaku memang tepergok saat masuk ke dalam rumah untuk mencuri sepeda motor merek Kawasaki KLX dengan nomor polisi N 549 IS.

“Pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel pintu rumah milik korban. Setelah berhasil mencongkel pintu rumah, pelaku langsung mau membawa sepeda motor Kawasaki itu. Saat korban hendak membawa kabur motor, ketahuan oleh korban,” cerita Huda.

Diketahui, pelaku dan korban sempat duel. Imam hanya bermodal cincin akik yang dipakainya, lalu melawan pelaku. “Korban menghajar pelaku hanya dengan cincin akik miliknya,” kata dia lagi.

Hal itu diakui oleh Imam Mahfud, yang ditemui awak media di rumahnya. “Saya melihat pelaku saat akan bawa kabur sepeda motor saya. Saya berani saja melawannya. Saya sudah nekat. Saya pukul dengan cincin akik saya, maling itu langsung pingsan. Alhamdulillah berkat cincin akik yang saya pakai,” kata dia.

Imam Mahfud memang tengah menggunakan dua cincin akik berukuran besar yang terpasang di jari tangan kanan dan kiri. “Saat duel dengan saya, pelaku sempat menyabetkan celurit yang dibawanya ke bagian kepala saya. Saya kena, tetapi alhamdulillah tidak parah,” kata dia.

Mahfud mengaku tak hanya sekali memukul pelaku dengan cincin akik yang dipakainya. “Saya lupa berapa kali saya pukul pelaku dengan cincin akik saya ini. Setelah pingsan, saya teriak minta bantuan tetangga dan warga di sini. Akhirnya, tetangga dan warga kembali menghajar pelaku hingga tak karuan luka di wajahnya,” kata dia.

Comments are closed.

Kata kunci : , , , ,