Longsor di Cirebon, Enam orang dinyatakan Hilang

OkeJoss.co – Sebuah lokasi tempat tambang batu alam yang berada di wilayah Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, longsor pada hari Minggu (26/4/2015). Empat mobil truk dan dua alat berat dilaporkan tertimbun longsor.

Enam pekerja dinyatakan hilang tertimbun longsor tersebut. Satu pekerja ditemukan tewas terjepit di dalam truk yang tertimbun longsor.

Sutarya, salah satu pekerja yang menjadi saksi mata kejadian, menyebutkan, peristiwa ini berlangsung sangat cepat. Tebing bukit Gunung Kuda longsor dengan ketinggian sekitar 70 meter.

Sutarya mengaku sempat memperingatkan para pekerja untuk tidak menambang batu galian C lantaran sedang hari libur. “Saya sudah ingatkan mereka, ini hari libur. Ternyata mereka membandel dan tetap memaksa berkerja,” kata Sutarya di lokasi.

Kapolsek Dukupuntang AKP Sudirman menyebutkan, pihaknya berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membantu proses evakuasi.

“Kami belum dapat memastikan penyebab terjadinya longsoran. Kami juga masih berusaha mengevakuasi dan mencari keterangan dari berbagai saksi mata,” katanya.

Hingga sekitar pukul 17.00 WIB, ada dua pekerja yang ditemukan dalam kondisi tewas tertimbun material longsor. Dua orang itu diketahui bernama Tabroni, warga Kabupaten Indramayu, yang berprofesi sebagai sopir truk dan Mahani, yang berprofesi sebagai operator bechoe.

Selain korban tewas, ada sekitar empat korban lain yang juga tertimbun dan belum ditemukan. Adapun korban yang masih dalam pencarian yakni Edi (40) operator bechoe, Rehan (20), Edo (30) dan Bripka Samsul, seorang anggota Polsek Klangenan.

Longsor dari tebing setinggi kurang lebih 70 meter itu terjadi secara tiba-tiba dan langsung menimbun para pekerja yang sedang melakukan aktifitas penambangan batu alam. Diduga, longsor terjadi akibat curah hujan tinggi serta rapuhnya bukit.

Salah seorang saksi mata, Arudin (34), menjelaskan, mendengar suara gemuruh yang sangat keras dan menakutkan dari lokasi kejadian. Dia pun bergegas ke arah sumber suara dan melihat tebing Gunung Kuda sudah longsor.

“Kejadiannya sangat cepat. Para pekerja di sana tidak sempat menyelamatkan diri,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Dukupuntang, AKP Sudarman mengatakan, proses evakuasi terhadap para korban masih terus dilakukan. Dia pun masih terus melakukan pendataan untuk memastikan jumlah korban yang masih hilang.

“Masih terus didata,” ujarnya.

Seperti diketahui, Gunung Kuda di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon sejak lama dijadikan tempat penambangan batu alam.
Setiap hari, puluhan truk pun keluar-masuk area penambangan untuk mengangkut batu ke sejumlah sentra industri batu alam di Cirebon, Majalengka dan Kuningan.

Comments are closed.

Kata kunci : , , , ,