Penyerahan Gelar Pahlawan Nasional 2015
Penyerahan Gelar Pahlawan Nasional Kepada Ahli Waris

Lima Pejuang Kemerdekaan Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

OkeJoss.co – Presiden Joko “Jokowi” Widodo memberi penghargaan “Pahlawan Nasional” kepada tokoh-tokoh pejuang kemerdekaan dalam sebuah upacara di Istana Presiden, Kamis di Jakarta.

melalui Keputusan Presiden Nomor 116/TK/Tahun 2015, menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada lima orang tokoh yang dianggap putra terbaik bangsa Indonesia dalam masa perjuangan, di Istana Negara, Kamis (5/11).

Kelima tokoh tersebut dinilai telah memberikan pengabdian, darmabakti, dan karya yang luar biasa kepada bangsa dan negara. Kelimanya adalah:

1. Alm. Bernard Wilhem Lapian, tokoh masyarakat Sulawesi Utara. Lapian adalah pendiri surat kabar “Fadjar Kemadjoean” yang menyuarakan kesejahteraan dan surat kabar “Semangat Hidoep” yang mengobarkan semangat perlawanan terhadap kolonial. Selain itu, Lapian juga selalu memperjuangkan kesejahteraan masyarakat setelah perang kemerdekaan usai.

2. Alm. Mas Isman, tokoh masyarakat Jawa Timur. Dia aktif melawan penjajah serta memberikan penyuluhan kesehatan, kebersihan, pendidikan, dan kemerdekaan. Mas Isman juga merupakan pendiri Kosgoro dan pernah menjadi anggota delegasi RI dalam perundingan di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

3. Alm. Komjen Pol. (Purn.) Dr. H. Moehammad Jasin, tokoh dari Jawa Timur. Jassin aktif dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan. M. Jassin memproklamirkan Polisi Istimewa menjadi Polisi Indonesia yang artinya melepas keterikatan dengan Jepang.

4. Alm. I Gusti Ngurah Made Agung, tokoh Bali. Menentang penjajahan Belanda dengan karya-karya sastra. Menolak melanjutkan isi Perjanjian Kuta karena merugikan kemerdekaan kerajaan-kerajaan di Bali.

5. Alm. Ki Bagus Hadikusumo, tokoh Muhammadiyah yang membesarkan Muhammadiyah. Beliau memprakarsai pembentukan laskar Islam yang merupakan reaksi terhadap diterimanya Persetujuan Renvile yang dinilai sangat merugikan posisi Indonesia.

 

Plakat kehormatan dan penghargaan tersebut diserahkan oleh Presiden kepada ahli waris penerima. Plakat kehormatan untuk BW Lapian diterima oleh Louisa Magdalena Gandhy Lapian, plakat untuk Mas Isman diterima oleh Hayono Isman, untuk M Jasin diterima oleh Rubyanti Jasin, untuk I Gusti Ngurah Made Agung oleh Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi dan plak untuk Ki Bagus Hadikusumo diterima oleh Hatief Hadikusumo.

Comments

comments

Comments are closed.

Kata kunci : , ,