Lebih banyak bicara tentang Reshuffle, JK dianggap coba intervensi Jokowi

OkeJoss.co – Perbedaan sikap terkait reshuffle kabinet yang terjadi antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) telah menimbulkan pertanyaan kepada publik. Presiden Jokowi cenderung lebih banyak diam jika ditanya terkait rencana reshuffle di kabinetnya, sedangkan Wapres JK lebih terlihat mendorong hingga memastikan reshuffle kabinet akan segera dilaksakan.

Melihat perbedaan sikap antara Jokowi dan JK tersebut, para pengamat menilai jika wapres JK tengah berusaha untuk mengintervensi presiden Jokowi. Seperti diketahui, reshuffle kabinet sendiri memang berada di dalam wilayah prerogratif dari seorang presiden.

Anggapan wapres JK berusaha untuk melakukan intervensi dan mensejajarkan dirinya dengan presiden Jokowi sendiri datang dari pengamat politik AS Hikam. Ia mengatakan, dengan beradanya di wilayah prerogatif presiden, maka seharusnya wapres JK tidak terlalu banyak memberikan pernyataan terkait perombakan kabinet.

“Reshuffle kan hak prerogatif presiden. Kenapa JK yang yang ngomong,” ujar AS Hikam.

Seperti diketahui, Jokowi belum membicarakan reshuffle dengan menteri-menteri dalam Kabinet Kerja. Ia bahkan irit bicara ketika ditanya wartawan seputar perombakan kabinet. Menurut AS Hikam, dengan sikap JK yang terus mengeluarkan pernyataan terkait reshuffle, diperkirakan akan membuat Jokowi terpaksa bereaksi dan memberikan pernyataannya.

“JK itu kalau ngomong terus soal reshuffle, itu akan membuat Jokowi bereaksi. Jelas saja, pernyataan JK akan diulas media. Nah, itu akan membuat JK harus memberikan penjelasan kepada media,” ujarnya.

Lebih lanjut mengomentari sikap dari wapres JK tersebut, Hikam mengatakan jika secara prosedural Presiden Jokowi sendiri memiliki wewenang untuk melakukan perombakan di dalam kabinetnya, termasuk dengan melakukan pergantian kepada wakilnya.

Walaupun telah banyak berbicara terkait rencana reshuffle kabinet, namun hingga kini JK sendiri belum mengumumkan waktu akan dilaksanakannya reshuffle kabinet. Dalam pernyataannya, JK mengatakan jika perombakan kabinet sendiri diperlukan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan. Selain itu ia juga menilai jika reshuffle tidak hanya terjadi kepada para menteri, namun juga menyasar semua pejabat yang diangkat langsung Presiden.

Comments are closed.

Kata kunci : , , ,