Kontroversi Kemenangan Angel Pieters di Indonesian Movie Awards 2015

OkeJoss.co – Sepertid diberitakan sebelumnya, ajang pernghargaan Indonesian Movie Awards 2015 telah diselenggarakan. Dan telah dianugerahkan kepada para insan perfilmnya terbari tahun 2015 ini. Namun sayangnya, Indonesian Movie Awards 2015 ini meninggalkan kemenangan yang dianggap kontroversi.

Kemenangan Angel Pieters dalam nominasi Soundtrack Terfavorit di Indonesian Movie Awards 2015, dianggap kontroversi. Kemenangan Angel Pieters yang membawakan soundtrack film Dibalik 98 ini membuat kekecewaan sejumlah pihak. Diantaranya adalah Glenn Fredly dan Pongki Barata, yang mencurigai ada sesuati dibalik kemenangan tersebut.

Setelah menyindir kemenangan Angel di Twitternya, Glenn Fredly kembali menyuarakan protesnya. Kali ini, Glenn Fredly mengatakan tidak akan datang lagi ke IMA. “Kalau tidak ada klarifikasi, saya tidak akan datang lagi. Masyarakat bisa melihat, kita kan mau awarding yang berkualitas, Kalau tidak ada klarifikasi, saya terus berkarya, dan hanya cukup tahu saja kredibelitas ajang yang sudah 9 tahun itu hanya seperti itu.” ungkap Glenn Fredly.

Glenn Fredly meminta pihak RCTI sebagai panitia IMA 2015 menjelaskan tentang adanya insiden ini. Glenn Fredly dan musisi lainnya curiga ada sesuatu di balik ajang penghargaan film tersebut. Hal itu karena Angel Pieters memenangkan kategori Soundtrack Terfavorit dengan film Dibalik 98 yang merupakan ciptaan Liliana Tanoesoedibjo sebagai istri dari pemilik RCTI, Hary Tanoesoedibjo.

Selain Glenn Fredly, Pongki Barata mempertanyakan, kenapa bisa Angel Pieters yang sebelumnya tidak masuk nominasi dalam kategori Nominasi Soundtrack Terfavorit, tapi meraih penghargaan di ajang Indonesian Movie Awards 2015. “Saya tidak mempermasalahkan lagu ciptaan siapa, penyanyi siapa. Yang saya tanyakan pemenangnya diluar nominasi yang ada!” tulis Pongki di akun Twitter-nya.

Menurut pengamatan Pongki Barata ada dua versi daftar nominasi yaitu, pertama yang ada hanya lima nominator (tanpa Angel Pieters) diumumkannya sekitar 5 – 6 Mei 2015. Kemudian muncul lagi enam nominator yang baru diumumkan satu Minggu sebelum acara, sekitar 13 – 14 Mei 2015. Bagi Glenn Fredly dan Pongki Barata, keanehan itu bukan tentang siapa yang menang, tapi kredibilitas dan akuntabilitas Indonesian Movie Awards jadi dipertanyakan publik.

Comments are closed.

Kata kunci : , ,