Kerjasama Dengan Hungaria Terkait Pengelolaan Air Dan Energi Terbarukan

OkeJoss.co – Indonesia tengah memperkuat hubungan bilateral dengan Hongaria melalui kerjasama dalam pengelolaan air dan energi terbarukan, dengan Hungaria menyediakan air untuk 34 kabupaten di Indonesia dan pembangunan energi tenaga surya di Sumatera Utara senilai US $ 20 juta.

Selain itu, Indonesia dan Hungaria juga akan bekerja sama di sektor teknologi dan ekonomi digital, Presiden Joko “Jokowi” Widodo, Senin (1/2/2016).

“Saya ingin Indonesia – kerjasama Hungaria menjadi lebih kuat di masa depan,” kata Jokowi saat pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban di Istana Negara.

Dalam pertemuan bilateral, kedua negara menandatangani nota kesepahaman (MoU) di perikanan dan akuakultur, serta dalam pendidikan tinggi.

Untuk kunjungan kenegaraan, Orban didampingi setengah dari kabinetnya, termasuk Luar Negeri dan Menteri Perdagangan Peter Szijjarto, Menteri Pertanian Sandor Fazekas, Menteri Ekonomi Nasional Mihaly Varga, Menteri Pembangunan Nasional Miklos Sesztak dan Menteri Pendidikan Tinggi Laszlo Palkovics.

Di sisi di Indonesia, Jokowi didampingi oleh Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Kelautan dan Perikanan Menteri Susi Pudjiastuti dan Riset dan Teknologi dan Menteri Pendidikan Tinggi M. Nasir.

Sudirman mengatakan bahwa Indonesia tertarik menjajaki kerja sama lebih besar dalam energi surya dengan Hungaria, tidak hanya dalam pembangunan pembangkit listrik, tetapi juga di bidang manufaktur-sel surya.

“Itu adalah pertemuan tingkat tinggi awal dan akan diikuti oleh pertemuan tingkat menteri. Setelah itu, kita akan bertukar delegasi. Ini akan menjadi proses jangka panjang. Untuk saat ini, Presiden telah memberikan arahan bahwa energi terbarukan harus dikejar, “Sudirman menjelaskan.

Indonesia memiliki rencana untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya 5.000 megawatt dalam empat tahun ke depan. “Ini kesempatan besar untuk Hungaria,” tambah menteri.

Sementara itu, Orban mengatakan dia terkesan dengan perkembangan Indonesia sebagai anggota G20 yang akan memainkan peran penting dalam perekonomian internasional di masa depan.

“Ini waktu yang tepat untuk Hungaria untuk lebih dekat dengan Indonesia, dalam hal kepemimpinan politik dan orang-orang,” katanya, menambahkan bahwa Hungaria memiliki keterampilan tinggi dan kemampuan dalam hal teknologi untuk mendukung pembangunan Indonesia, terutama dalam pengelolaan air.

Di Jakarta, Orban dijadwalkan untuk mengawasi Hungaria Business Forum, yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang Indonesia dan Hungaria Trading House, bergabung dengan 60 pengusaha dan perwakilan dari berbagai lembaga dari negara Eropa tengah.

Hongaria adalah mitra dagang Indonesia terbesar ketujuh di Eropa timur dan tengah. Perdagangan akumulatif kedua negara mencapai US $ 149.290.000 pada tahun 2014, dengan surplus $ 24.450.000 di sisi Indonesia.

Dalam hal investasi, Hongaria mencatat $ 0.500.000 dari investasi asing langsung di dua proyek pariwisata di Indonesia pada tahun 2014 di tengah pesatnya pertumbuhan kunjungan wisatawan Hungaria, hingga 6392 pengunjung pada tahun 2014.

Comments are closed.

Kata kunci : ,