Kedutaan Arab Saudi di Teheran Iran
Kedutaan Arab Saudi di Teheran Iran

Kedutaan Arab Saudi Dirusak Dalam Unjuk Rasa Di Teheran Ibukota Iran

OkeJoss.co – Para pengunjuk rasa di Iran, marah dengan eksekusi ulama Syiah yang dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi, mereka masuk ke kedutaan Saudi di Teheran Minggu pagi, melakukan pembakaran dan melemparkan kertas-kertas dari atap, media Iran melaporkan.

Kantor Berita ISNA mengatakan pejabat polisi negara itu, Jenderal Hossein Sajedinia, bergegas ke tempat kejadian dan polisi bekerja untuk membubarkan kerumunan yang marah atas pelaksanaan eksekusi Sheikh Nimr al-Nimr. Pemimpin Syiah di Iran dan negara-negara lain di Timur Tengah dengan cepat mengutuk Riyadh dan memperingatkan serangan balik.

Sementara Arab Saudi bersikeras eksekusi adalah bagian dari perang terhadap terorisme, politisi Iran memperingatkan bahwa monarki Saudi akan membayar harga yang berat atas kematian al-Nimr.

Kementerian Luar Negeri Iran memanggil utusan Saudi di Teheran untuk memprotes, sementara Kementerian Luar Negeri Saudi kemudian mengatakan telah memanggil utusan Iran untuk kerajaan untuk memprotes reaksi Iran atas eksekusi sang syekh, mengatakan itu mewakili “campur tangan terang-terangan” dalam urusan internal.

Di Teheran, kerumunan berkumpul di luar kedutaan Saudi dan meneriakkan slogan-slogan anti-Arab. Beberapa pengunjuk rasa melemparkan batu dan bom molotov di kedutaan, berangkat api di bagian bangunan, Sajedinia mengatakan semi-kantor berita resmi Tasnim, seperti diberitakan Jakarta Post.

“Beberapa dari mereka masuk kedutaan. Saat ini, orang yang memasuki kedutaan telah dialihkan keluar (bangunan). Namun, banyak orang masih ada di depan kedutaan,” kata Sajedinia ISNA Minggu pagi.

Beberapa pengunjuk rasa masuk ke kedutaan dan melemparkan kertas dari atap, dan polisi bekerja untuk membubarkan kerumunan, Sajedinia kepada ISNA. Dia kemudian mengatakan kepada Tasnim bahwa polisi telah dihapus demonstran dari gedung dan menangkap beberapa dari mereka. Dia mengatakan situasi di luar kedutaan “telah dijinakkan.”

Eksekusi al-Nimr menjanjikan untuk membuka bab baru penuh benci dalam perjuangan yang sedang berlangsung Sunni-Syiah daya bermain keluar di Timur Tengah, dengan Arab Saudi dan Iran sebagai antagonis utama. Dua kekuatan regional sudah kembali menentang belah pihak dalam perang saudara di Yaman dan di Suriah. Arab Saudi juga seorang kritikus vokal dari perjanjian Iran baru-baru ini dengan kekuatan dunia yang berakhir sanksi ekonomi internasional dalam pertukaran untuk membatasi program nuklir Iran.

Comments

comments

Comments are closed.

Kata kunci : , , ,