Operasi Polri Memburu Kelompok Santoso
Operasi Polri Memburu Kelompok Santoso

Kapolri : Kelompok Teroris Santoso Tersisa 40 Orang

OkeJoss.co – Keanggotaan kelompok teror yang paling terkenal di Indonesia, yang saat ini beroperasi di Poso, Sulawesi Tengah, dikabarkan berkurang, Polri Jenderal Badrodin Haiti mengungkapkan, Rabu (2/12/15).

“Mereka hanya memiliki 40 orang sekarang. Kami akan memburu mereka sebagai bagian dari operasi Cameo Maleo 3 kami,” kata Badrodin, mengacu pada operasi bersama antara pasukan anti-teror Polri Densus 88 dan Militer Indonesia (TNI).

Sebanyak sekitar 1.000 personel keamanan yang terlibat dalam operasi tersebut.

Tembakan kelompok jihad menewaskan Sgt. Zainudin, anggota TNI, beberapa hari lalu.

Santoso alias Abu Wardah, memimpin teror pakaian Poso. Dia adalah mantan pencuri yang ingin mengubah Indonesia menjadi negara Islam, dan buronan paling dicari di Indonesia.

Kelompoknya menyebut dirinya Timur Indonesia Mujahidin (MIT), dan telah berjanji kesetiaan kepada gerakan Negara Islam.

Kelompok ini tahun ini dilaporkan telah terlibat dalam serangkaian pembunuhan dan perampokan di Sulawesi Tengah.

Sebelum diberitakan Sersan Kepala Zainudin, anggota Batalion Infanteri 712/Wiratama lingkup Komando Daerah Militer VII/Wirabuana, dilaporkan tewas dalam sebuah kontak senjata dengan kelompok tak dikenal di Poso, Sulawesi Tengah, Minggu, 29 November 2015. Diduga kelompok itu masih berhubungan dengan jaringan teroris Santoso.

Batalion Infanteri 712/Wiratama berada di Poso untuk memburu Santoso dan anak buahnya lewat Operasi Camar Maleo. Kontak senjata itu terjadi sekitar pukul 09.30 Wita. Jenazah Zainudin sudah dievakuasi menggunakan helikopter dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palu, sekitar pukul 16.00 Wita.

Comments

comments

Comments are closed.

Kata kunci : , , ,