Kalahkan Laporta, Josep Bartomeu Terpilih Jadi Presiden Klub Barcelona

OkeJoss.co – Pengusaha Josep Bartomeu akhirnya terpilih menjadi presiden klub FC Barcelona periode 2015-2021 setelah dalam pemilihan umum yang dilakukan pada hari Sabtu, 18 Juli 2015 waktu setempat berhasil mengumpulkan 25.823 suara atau sekitar 54,63 persen dari total jumlah pemilih. Para fans Barcelona tampaknya lebih mempercayai Bartomeu daripada Joan Laporta untuk menjadi presiden klub Barcelona.

Bartomeu yang sudah berusia 52 tahun itu menduduki kursi presiden klub barca sepeninggal Sandro Rosell pada 2014 lalu yang memutuskan memundurkan diri setelah muncul insiden transfer Neymar. Bartomeu juga turut berperan dalam menjaga kerja sama dengan sponsor sekelas Qatar Airways meski sebelumnya langkah tersebut sempat mengundang kontroversi publik Barcelona.

“Saya sangat gembira. Mayoritasnya sangat besar untuk mendukung proyek yang kami akan jalankan. Kami akan terus berkembang dan menang jika kami mempertahankan Luis Enrique dan pemain-pemainnya,” sahut Bartomeu pada wartawan. Kami akan terus berkembang dan menang jika kami merawat La Masia. Itu harus dijalankan dengan efektif dan merupakan dasar untuk tim utama sehingga akan terus ada pemain-pemain yang muncul untuk menunjukkan gaya dan nilai kami” kata Bartomeu saat diwawancarai oleh media.

Saat masih periode kampanye, Bartomeu memberikan janji bahwa Barcelona akan dibawa jauh berkembang ke depannya dengan membangun fasilitas akademi dan pusat olahraga di kawasan Barcelona. Untuk mendapatksn dana pembangunan fasilitas-fasilitas tersebut maka Barcelona tetap akan menjalin kerjasama dengan sponsor seperti Qatar Airways. Bartomeu juga akan mendatangkan pemain-pemain terbaik dunia di Camp Nou untuk meraih banyak gelar ke depannya.

Sementara itu, kandidat presiden lainnya, Joan Laporta mengaku tidak kecewa dengan hasil pemilihan. Pengacara asli Katalonia itu berharap Bartomeu bisa membawa Barcelona keluar dari masa-masa sulit, khususnya di luar lapangan. “Tidak menyerah, tidak akan pernah. Kami berjuang untuk mendapatkan presiden yang tidak tersangkut masalah legal, untuk terhindar dari kehancuran La Masia, dan menyelamatkan klub dari genggaman Qatar. Kami harus menerima hasil pemilihan. Anggota klub sudah menyuarakan pendapatnya.” Jelas Laporta.

Comments are closed.

Kata kunci : , ,