Jokowi bentuk tim komunikasi Presiden, Wapres Jusuf Kalla berikan alasan

OkeJoss.co – Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja membentuk tim komunikasi presiden yang diisi oleh Teten Masduki dan Sukardi Rinakit. Terkait dengan pembentukan tim komunikasi tersebut, wapres Jusuf Kalla (JK) memberikan komentar dan alasan.

Menurut JK, alasan dari presiden Jokowi membentuk tim komunikasi presiden tersebut adalah untuk menyiapkan kebutuhan Presiden terkait komunikasi di tengah jadwal kegiatan presiden yang sangat padat. Dengan alasan kepadatan jadwal kegiatan tersebut, JK menganggap jika perlu adanya tim yang nantinya menyiapkan persiapan dan laporan secara tertulis.

“Tentu bagus selama ini karena waktu kadang Presiden dan kita semua kekurangan waktu dan perlu persiapan tertulis baik-baik. Jadi dibutuhkan tim komunikasi,” ujar Wapres JK.

Walaupun telah mencoba memberikan alasan terkait pembentukan tim komunikasi presiden tersebut, namun banyak pihak yang menganggap jika pembentukan Tim Komunikasi Presiden hanya akan membuat kabinet Jokowi-JK semakin gemuk.

Mendengar anggapan tersebut Wapres JK langsung membantahnya dengan mengatakan jika Indonesia adalah negara yang besar dan dibutuhkan juga struktural yang besar juga.

“Negara memang besar jadi kalau kecil sudah bisa diurus,” jelasnya.

Seperti telah disebutkan sebelumnya, Tim Komunikasi Presiden ini di isi oleh dua nama, yaitu Teten Masduki dan Sukardi Rinakit. Sebelum dipilih untuk berada di posisi tim komunikasi presiden, Teten Masduki sendiri menjabat sebagai staf khusus Sekretaris Kabinet, sedangkan Sukardi Rinakit menjabat sebagai staf khusus Menteri Sekretaris Negara.

Baik Teten maupun Sukardi Rinakit adalah orang yang sudah cukup lama mendampingi Jokowi. Pada pelaksanaan pemilihan presiden lalu, keduanya kerap membantu menyiapkan naskah pidato Jokowi. Tugas itu berlanjut saat Teten dan Sukardi masuk ke dalam lingkungan Istana.

Dengan jabatan baru sebagai tim komunikasi, Teten dan Sukardi akan mengonsolidasikan segala urusan komunikasi Presiden ke publik.

Comments are closed.

Kata kunci : , , , , ,