Isu Ijazah Palsu, PNS Solo dicek ulang

OkeJoss.co – Maraknya ijazah palsu beredar di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir ini membuat banyak pihak meminta agar kasus tersebut harus diusut secara tuntas. Meski hingga saat ini belum ditemukan kasus ijazah palsu Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, namun pengawasan mengenai keabsahan ijazah PNS sudah dilakukan semenjak pemberkasan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pengawasan dan penelitian menganai ijazah PNS juga dilakukan kala kenaikan pangkat.

Meski begitu, Daryono selaku Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pegawai, badan Kepegawaian Daerah (BKD) Solo menerangkan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tetap melakukan validasi ulang keabsahan ijasah seluruh PNS. Proses validasi masih terus dilakukan agar tak kecolongan, tambahnya, menjawab wartawan, di kantornya,belum lama ini .

Pada musim penerimaan CPNS tahun 2013 silam, jelas Daryono, memang sempat ditemukan ijasah beberapa pelamar mencurigakan, bahkan diduga palsu. Namun, mereka langsung dicoret, dan berkas lamaran dinyatakan tidak lengkap.

Di sisi lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Budi Suharto, menambahkan, sekecil apapun kemungkinan penggunaan ijazah palsu di kalangan PNS Pemkot Solo, mesti diantisipasi sejak dini. Jika dalam validasi nanti ditemukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) menggunakan ijazah palsu, akan dikenakan tindakan tegas, bahkan hingga pemecatan.

Penggunaan ijazah palsu, menurut Budi, kemungkinan terjadi dalam proses kenaikan pangkat karena yang bersangkutan memoperole ijazaah jenjang pendidikan lebih tinggi. Sebagai gambaran dia menjelaskan, seorang PNS yang semula memiliki basis pendidikan D 3, kemudian dalam perjalanan kerja, melanjutkan studi ke jenjang S 1, sehingga dapat dilakukan penyesuaian kepangkatan.

Sebenarnya Pemkot Solo sudah memberlakukan aturan ketat, diantaranya hanya merekomendasikan perguruan tinggi tertentu bagi PNS yang hendak melanjutkan studi. Jika mengacu pada aturan tersebut, kemungkinan ijazah palsu relatif kecil. “Tapi kami tak mau kecolongan, semua harus divalidasi lebih cermat lagi,” ujarnya.

Comments are closed.

Kata kunci : , ,