Vandalisme simbol ISIS
Vandalisme simbol ISIS

Indonesia Tidak Masuk Radar ISIS

OkeJoss.co – Meskipun banjir serangan teror baru-baru ini diklaim oleh Negara Islam, Menko Indonesia untuk urusan hukum meyakinkan bahwa kelompok gerakan jihad itu tidak akan membawa kampanye teror mereka ke dalam nusantara.

“Kami memahami bahwa tidak ada negara yang kebal terhadap gerakan IS, tetapi sampai sekarang Indonesia tidak (menjadi) target mereka,” kata Luhut Panjaitan kepada wartawan di Jakarta, Kamis (19/11/2015).

Sekitar 500 orang Indonesia diperkirakan telah melarikan diri dari negara untuk bergabung ISIS di Suriah, menurut data pemerintah.

Kelompok Islam radikal mengamuk teror, membunuh ratusan dalam tiga minggu terakhir saja melalui serangan di Paris dan Beirut, serta ledakan bom di papan jet penumpang Rusia.

Komentar Luhut datang hanya sehari setelah Polda Metro Jaya mengumumkan kembalinya 46 mantan pejuang IS ke Indonesia.

“Kami memonitor ISIS karena kita telah diperingatkan kemungkinan mereka bertujuan untuk memperluas khalifah ke Indonesia,” kata Kepala Polisi Jakarta Ins. Jenderal Tito Karnavian.

Pew Research Center pada Selasa menerbitkan sebuah laporan yang mengatakan 79 persen dari 1.000 responden Indonesia dari seluruh nusantara mengutuk ideologi kekerasan ISIS.

Hanya 4 persen menyatakan dukungan mereka terhadap gerakan radikal, yang sejak berdirinya pada tahun 2014 mengaku bertanggung jawab atas serangkaian serangan brutal di seluruh dunia.

Para ahli di Indonesia sepakat bahwa dukungan untuk ISIS di negeri ini, bahkan jika itu adalah relatif kecil, adalah berbahaya mengkhawatirkan.

Comments

comments

Comments are closed.

Kata kunci : , , ,