Hukuman Mati Menanti Margriet Megawe Atas Pembunuhan Engeline

OkeJoss.co – Kelanjutan dari pembunuhan anak di Bali, Engeline 8 tahun, Margriet Megawe dibebankan dengan pasal pembunuhan KUHP dan juga pelecehan anak di bawah UU Perlindungan Anak.

Tubuh korban ditemukan terkubur di halaman belakang rumah Margriet di Denpasar pada bulan Juni, satu bulan setelah keluarga melaporkan Engeline hilang dan meluncurkan permohonan online untuk dia kembali.

Dakwaan jaksa terhadap Margriet berkisar sebagian besar pada pengakuan dari mantan pengurus rumah tangga-nya, Agustinus Tay, yang mengaku Margriet membunuh Engeline dengan membanting kepalanya ke dinding dan membayarnya untuk membantunya mengubur tubuh korban.

Surat dakwaan juga merinci riwayat penyalahgunaan oleh terdakwa terhadap korban, termasuk menyulut rokok menyala pada tubuh anaknya itu.

Agustinus, yang awalnya mengaku melakukan pembunuhan namun kemudian menarik kembali, mengatakan pernyataannya itu dibuat di bawah tekanan dari polisi, menuduh bahwa Margriet memerintahkannya untuk memperkosa Engeline setelah dia membunuh anak, agar terlihat seperti dia adalah korban dari kejahatan seks, tapi dia menolak untuk melakukannya.

Dia, bagaimanapun, setuju untuk membantu menggali lubang di halaman belakang dan mengubur tubuh ada, mengklaim bahwa Margriet berjanji akan membayar Rp 200 juta ($ 14.700) untuk tutup mulut.

Awal sidang hari Kamis di Pengadilan Negeri Denpasar ditunda ketika ibu kandung Engeline, Hamidah, menangis histeris di ruang sidang dan menuntut Margriet dijatuhi hukuman mati.

Hakim Edward Haris Sinaga, ketua, ditunda pembacaan dakwaan untuk meminta Hamidah dipindahkan ke ruangan lain di gedung pengadilan dari mana dia bisa mengikuti proses melalui tayangan video.

 

Comments are closed.

Kata kunci : , ,