Gempa Bumi 6,2 SR Goyang Halmahera Rabu Pagi

OkeJoss.co – Gempa berkekuatan 6,2 SR dilaporkan telah terjadi pada Rabu pagi (18/03/2015) pukul 05:12 WIB. Gempa terasa di wilayah Halmahera, Maluku Utara.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat gempa berada pada lintang : 1b.71 LU dan ujur : 126.57 BT dengan kedalaman : 10 Km.

Lokasi : Northern Molucca Sea
Keterangan : 115 km BaratLaut HALMAHERABARAT-MALUT
131 km BaratLaut TERNATE-MALUT
144 km BaratLaut HALMAHERAUTARA-MALUT
156 km BaratLaut SOFIFI-MALUKUUTR
2362 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Getaran gempa berkekuatan 6,2 skala richter yang terjadi di Halmahera Barat, Maluku Utara tersebut kabarnya terasa hingga Manado, Sulawesi Utara, dikabarkan oleh Detik. “Sempat kaget juga,” kata warga di Manado, Yuli, Rabu (18/3/2015).

Getaran gempa memang tidak kuat terasa. Warga terlihat beraktivitas biasa di pagi hari ini. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami. Namun belum ada laporan mengenai dampak guncangan gempa yang terjadi.

“Gempa tidak memicu potensi tsunami namun gempa dirasakan kuat di Halmahera Barat selama 5 detik. Masyarakat di Kota Ternate juga merasakan guncangan cukup kuat selama 3 hingga 5 detik. Bahkan di Kota Manado, masyarakat juga merasakan gempa,” jelas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB‎, Sutopo Purwo Nugroho, Rabu (18/3/2015).

Walaupun guncangan yang terjadi cukup kuat, namun masyarakat tidak merasakan kepanikan. “Tidak ada kepanikan karena masyarakat sudah sering mengalami gempa. Sebagian masyarakat merespon dengan keluar dari rumah,” ungkapnya.

Menurut Sutopo, wilayah gempa tersebut adalah zona rawan tinggi gempa yang terjadi akibat subduksi ganda dari lempeng laut Filipina di timur dan Eurasia di barat pada lempeng Laut Maluku.

“Adanya subduksi ganda tersebut melahirkan kompresi barat timur dengan laju 4 cm per tahun. Gempa 7,3 SR pernah terjadi di wilayah ini pada 15 November 2014 yang memicu dikeluarkannya peringatan dini tsunami,” kata dia.

“Gempa memang bersifat mendadak dan tak dapat diprediksikan. Yang penting masyarakat selalu waspada, saat terjadi gempa segera keluar dari bangunan dan mencari tempat yang aman. Latihan harus rutin dilakukan agar kita terbiasa merespon dengan benar saat terkena gempa,” imbuh dia.

Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. Aktivitas masyarakat berjalan dengan normal.

Comments are closed.

Kata kunci : , ,