Erick Thohir Resmi Menjabat Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI)

OkeJoss.co – Presiden klub Italia, Inter Milan, Erick Thohir akhirnya terpilih sebagai ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Erick terpilih menjadi ketua umum KOI setelah terpilih lewat suara terbanyak pada Kongres KOI yang digelar di Hotel Sheraton, Minggu pagi tadi. Dalam pemungutan suara tersebut, Erick mengantongi 31 suara atau selisih empat suara dari calon lainnya E.F Hamidy. Hamidy mengumpulkan 27 suara, dari 58 anggota KOI yang memilih.

Menanggapi kemenangannya atas EF Hamidy dalam pemilihan Ketua KOI, Erick mengatakan semua pihak sudah berbuat yang terbaik, harus ikhlas, dan bersatu kalah atau menang. Ia mengingatkan agar mendatang semuanya dapat sama-sama membangun olahraga Indonesia. “Terima kasih bagi yang mendukung dan tidak, karena itulah inspirasi saya. Sudah saatnya mengubah mental olahraga Indonesia,” ujar Erick.

Erick ingin agar KOI mendatang akan lebih realistis. Untuk mengawali langkahnya, ia menyampaikan akan melakukan sosialisai lebih jauh dan berbagi visi dengan pihak-pihak terkait. Erick mengakui kepercayaan yang diberikan kepadanya dan Komite Eksekutif yang baru tidak mudah, karena Indonesia akan menghadapi Olimpiade pada 2016 dan Asian Games 2018. Untuk itu, Erick mengusulkan dalam satu atau dua pekan ke kedepan pengurus KOI 2015-2019 dapat segera melakukan pertemuan koordinasi.

Selain pemilihan ketua, dalam Kongres tersebut juga memutuskan bahwa Erick akan didampingi wakil ketua umum terpilih‎ Muddai Madang dan Doddy Iswandi sebagai sekretaris jenderal terpilih masa bakti 2015-2019.

Pada periode sebelumya, KOI hanya mengenal Rita Subowo sebagai ketua umumnya. Rita sempat mempunyai jabatan ganda, sekaligus sebagai ketua KONI. Kala itu, Rita menjabat sebagai ketua KONI. Dalam perjalanannya, UU Sistem Keolahragaan Nasional Nomor 3 Tahun 2005 menuntut pemisahan KOI dan KONI.

Berikut Struktur Kepengurusan KOI Masa Bakti 2015-2019:

Ketua umum: Erick Thohir
Wakil ketua umum: Muddai Madang
Sekretaris jenderal: Doddy Iswandi
Wakil sekretaris: Dasril Anwar
Bendahara: Anjas Rifai
Wakil bendahara: Adinda Juanita
Komisi sport and law: Helen Sharita Delima
Komisi sport development: Harry Warga Negara
Komisi finance and budgeting : Syahrir Nawier
‎Komisi athlete: Krisna Bayu
Komisi women and sport: Johanna Sri Ambarwati
Komisi olympic solidarity : Indra Gumulya
Komisi sport medical: Leane Suniar
Komisi sport for all: Bambang Rus Effendi
‎Komisi olympic education and culture: Nur Ali
Komisi sport and environment: ‎Raja P. Pane

Comments are closed.

Kata kunci : , ,