Eksekusi mati WNA ditentang presiden Prancis, Menlu beri tanggapan

OkeJoss.co – Jelang eksekusi mati terhadap tersangka narkoba asal Prancis Serge Atlaoui, pemerintah mendapatkan kecaman dan pertentangan keras dari Presiden Prancis Francois Hollande.

Presiden Prancis Francois Hollande menentang keras rencana eksekusi mati oleh otoritas Indonesia terhadap Serge Atlaoui, warga Prancis yang divonis mati atas kasus narkoba. Hollande bahkan mengancam rencana kerja sama yang telah dibahas antara dirinya dan Presiden RI Joko Widodo saat KTT G20 pada November 2014 lalu, juga bisa ditunda.

“Kami akan mengambil tindakan bersama negara-negara terkait (Australia dan Brasil) untuk memastikan tak ada eksekusi,” tutur Hollande

Dikatakan pemimpin Prancis itu, dirinya akan bertemu Perdana Menteri Australia Tony Abbott pada Senin, 27 April mendatang untuk membahas masalah ini.

“Kami paham bahwa Indonesia ingin memerangi perdagangan narkoba, namun dalam kasus ini, Serge Atlaoui bekerja di laboratorium dan dia tak membayangkan bahwa dia bisa membuat produk ini. Paling tidak, kami akan menarik duta besar kami dari Jakarta,” tutur Hollande.

Menanggapi respon dan reaksi yang diberikan oleh Hollande, pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan jika eksekusi merupakan masalah hukum.

“(Eksekusi mati) Ini adalah masalah hukum,” kata Menlu Retno Marsudi

Lebih lanjut menteri Retno menjelaskan jika pelaksanaan eksekusi mati dengan masalah diplomatik adalah hal yang berbeda dan seharusnya Prancis memahami hal tersebut. Walaupun demikian, menteri Retni juga mengatakan jika ancaman terkait eksekusi mati WNA asal prancis tersebut merupakan konsekuensi diplomatik.

“Mengenai hubungan bilateral, niatan Indonesia adalah selalu meningkatkan hubungan bilateral dengan negara lain,” tutur Retno.

Sebelum Menteri Retno berkomentar terkait ancaman dari presiden Prancis tersebut, Jaksa Agung HM Prasetyo menegaskan ancaman maupun tekanan merupakan hal yang biasa terjadi dalam hal eksekusi mati di suatu negara. Bahkan Prasetyo secara tegas mengatakan jika eksekusi mati tidak akan dibatalkan.

“Eksekusi mati jalan terus, tekanan seperti ini sudah biasa terjadi,” kata Prasetyo

Comments are closed.

Kata kunci : , , , ,